12 Perusahaan Malaysia Tawarkan Produk Ramah Lingkungan di Pameran Konstruksi Indonesia 2025

Kamis, 11 September 2025 - 22:33 WIB
loading...
12 Perusahaan Malaysia...
Diboyong oleh Matrade, yang merupakan badan perdagangan luar negeri Malaysia (Malaysia External Trade Development Corporation), 16 perusahaan konstruksi asal Malaysia turut hadir di Construction Indonesia 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pada pameran “Construction Indonesia 2025” yang digelar pada 10-13 September 2025, Malaysia menjadi salah satu negara yang hadir dan menawarkan berbagai produk konstruksi unggulannya. Diboyong oleh Matrade, yang merupakan badan perdagangan luar negeri Malaysia (Malaysia External Trade Development Corporation), 16 perusahaan konstruksi asal Malaysia turut hadir dalam pameran ini.

Hadir dalam acara, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia H.E. Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin yang menjelaskan bahwa partisipasi 16 perusahaan Malaysia ini ditujukan untuk meningkatkan kerjasama kedua negara di bidang konstruksi.

“Saya tentunya berharap agar produk dari perusahaan-perusahaan dari Malaysia ini bisa juga digunakan di Indonesia, sehingga kami bisa turut berkontribusi dalam pembangunan di sini. Fokus kami kali ini adalah untuk turut mendukung inisiatif hijau atau kelestarian dan sustainability, di mana produk-produk konstruksi Malaysia memiliki bahan yang baik dan berasal dari alam, sehingga kami berharap produknya bisa diterima di Indonesia,” ujarnya, (10/9/2025).

Baca Juga: Industri Bahan Bangunan Menuju Konstruksi Hijau

Dato’ Syed menjelaskan, dirinya juga meyakini bahwa produk konstruksi asal Malaysia akan cocok dengan kondisi lingkungan di Indonesia yang memiliki karakteristik hamper sama dengan negaranya.

“Saya lihat produk konstruksi yang kami tawarkan juga bisa diterima di Indonesia, karena beberapa produk sudah digunakan di Malaysia dan sudah masuk ke pasar luar negeri lainnya. Selain itu, karakteristik Indonesia juga mirip dengan Malaysia, terutama dari sisi iklim, sehingga produk-produk ini sangat sesuai untuk digunakan di sini,” tambahnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Komisaris Dagang MATRADE Jakarta, Suresh Kumar R. Palasanthiran menjelaskan bahwa Malaysia saat ini tengah mengalami pertumbuhan signifikan di bidang industri konstruksi, di mana pertumbuhannya di tahun ini diprediksi mencapai 6 hingga 9,6%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026, AM Mortar Bangun Interaksi dengan Pelanggan 
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
3 Dekade Jaga Kualitas,...
3 Dekade Jaga Kualitas, Marwani Indah Perkokoh Posisi di Pasar Genteng Beton dan Paving Block
Askrindo Gandeng Bank...
Askrindo Gandeng Bank Kalsel, Perluas Jangkauan Asuransi Kredit Konstruksi
Korosi: Ancaman Tersembunyi...
Korosi: Ancaman Tersembunyi di Balik Rusaknya Logam dan Konstruksi
Ikut Retret, Ketua Umum...
Ikut Retret, Ketua Umum Gapensi Tergugah Pesan Presiden Prabowo
Rekomendasi
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Sarwendah Pamer Rumah...
Sarwendah Pamer Rumah Baru, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Fakta Rumah Lama
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved