Prof Didin Sarankan Purbaya Terapkan Habibienomics, Apa Itu?

Jum'at, 12 September 2025 - 11:37 WIB
loading...
Prof Didin Sarankan...
Ekonom senior Prof Didin S. Damanhuri. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Ekonom senior juga Ketua Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Asprindo), Prof Didin S. Damanhuri, menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) baru, Purbaya Yudhi Sadewa disarankan menerapkan konsep ekonomi ala Habibie atau yang dikenal dengan istilah "Habibienomics". Istilah tersebut menandai harapan agar Purbaya mampu mengintegrasikan pendekatan teknokratis dan pragmatis dalam mengelola ekonomi Indonesia.

Menurut Prof Didin, pergantian Menkeu dari Sri Mulyani ke Purbaya menimbulkan berbagai interpretasi di publik, terutama menyusul komentar Purbaya terkait tuntutan sejumlah pihak yang dianggap kurang sensitif dan memicu kritik.

"Sebagai menteri yang baru pertama kali menjabat, Purbaya belum sepenuhnya memahami bahwa posisi ini bukan hanya jabatan teknokrat, tetapi juga politis. Oleh karena itu, dia seharusnya dapat menyerap aspirasi publik dan memberi jawaban yang mampu mengakomodasi berbagai pihak," ujar Prof Didin dalam pernyataannya, Jumat (12/9).

Baca Juga: Daftar 6 Bank yang Bakal Ditransfer Rp200 Triliun dari Menkeu Purbaya, Berapa Porsi Masing-masing?

Berdasarkan latar belakangnya sebagai insinyur yang masuk ke ranah ekonomi, Prof Didin menilai Purbaya melihat persoalan ekonomi secara ekonometris, cenderung hanya dari sisi angka dan pertumbuhan saja. Pernyataan Purbaya yang menyebutkan bahwa jika ekonomi sudah tumbuh 6-7 persen maka masyarakat tidak perlu berdemo, dinilai kurang tepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved