Indodax Raih Penghargaan dengan Volume Transaksi Tertinggi Sepanjang 2025
Jum'at, 12 September 2025 - 14:40 WIB
loading...
Indodax menerima penghargaan tahunan dalam ajang CFX Crypto Conference 2025 (Triple C). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Central Finansial X (CFX) mengumumkan pemenang penghargaan tahunan dalam ajang CFX Crypto Conference 2025 (Triple C), yang mengangkat tema “Crypto’s Role in Indonesia’s Sustainable Economy, Innovation, Market Resilience, and Collaborative Regulation”.
Tahun ini, tiga pihak dinilai berkontribusi besar bagi pertumbuhan industri kripto nasional. Indodax menerima penghargaan sebagai anggota dengan volume transaksi tertinggi sepanjang 2025. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mendapat apresiasi khusus atas peranannya dalam merintis regulasi, sementara Coinvestasi dinilai konsisten menggelar kegiatan global yang memperkuat literasi kripto di Indonesia.
Direktur Utama CFX Subani menegaskan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi cerminan nyata dari tema besar konferensi. Menurut dia, penghargaan menjadi simbol kolaborasi dan dorongan agar ekosistem kripto di Tanah Air berkembang secara sehat.
Ia menjelaskan, isu ekonomi berkelanjutan menjadi sorotan utama. Pengembangan aset digital perlu diarahkan pada kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi digital. Subani juga menilai ketahanan pasar penting untuk diperkuat melalui inovasi produk dan peningkatan likuiditas.
"Jika likuiditas meningkat, dampaknya bisa meluas ke sektor lain perekonomian. Dengan populasi besar, Indonesia masih memiliki ruang luas memperluas adopsi kripto dan memperkuat daya saing domestik," ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (12/8).
Baca Juga: Indodax dan BRI Rilis Kartu Debit Kripto Multi-Mata Uang Pertama di Indonesia
Terkait penghargaan bagi Indodax, Subani menyebut capaian tersebut tidak hanya keberhasilan perusahaan, melainkan juga dorongan bagi anggota lain untuk meningkatkan kontribusi. “Indodax terbukti menjadi elemen penting dalam membesarkan pasar kripto nasional,” katanya.
CEO Indodax William Sutanto menyampaikan terima kasih atas apresiasi tersebut. Menurut dia, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim serta kepercayaan jutaan anggota.
"Kami berkomitmen terus menghadirkan platform aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Ke depan, kami juga berupaya mendorong inovasi yang memberi dampak pada ekonomi digital Indonesia," ucapnya.
William menambahkan, pertumbuhan industri kripto hanya bisa berkelanjutan bila didukung regulasi yang jelas serta sinergi dengan pemangku kepentingan.
"Kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat adalah kunci. Indodax siap menjadi bagian dari dialog aktif itu demi terciptanya ekosistem kripto yang sehat dan kompetitif," katanya.
Baca Juga: Sinyal The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Bitcoin Cetak Rekor Nyaris Rp2 Miliar
CFX menegaskan Triple C akan digelar setiap tahun sebagai ajang apresiasi sekaligus forum strategis. Konferensi ini diharapkan menjadi tonggak penting memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional.
Tahun ini, tiga pihak dinilai berkontribusi besar bagi pertumbuhan industri kripto nasional. Indodax menerima penghargaan sebagai anggota dengan volume transaksi tertinggi sepanjang 2025. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mendapat apresiasi khusus atas peranannya dalam merintis regulasi, sementara Coinvestasi dinilai konsisten menggelar kegiatan global yang memperkuat literasi kripto di Indonesia.
Direktur Utama CFX Subani menegaskan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi cerminan nyata dari tema besar konferensi. Menurut dia, penghargaan menjadi simbol kolaborasi dan dorongan agar ekosistem kripto di Tanah Air berkembang secara sehat.
Ia menjelaskan, isu ekonomi berkelanjutan menjadi sorotan utama. Pengembangan aset digital perlu diarahkan pada kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi digital. Subani juga menilai ketahanan pasar penting untuk diperkuat melalui inovasi produk dan peningkatan likuiditas.
"Jika likuiditas meningkat, dampaknya bisa meluas ke sektor lain perekonomian. Dengan populasi besar, Indonesia masih memiliki ruang luas memperluas adopsi kripto dan memperkuat daya saing domestik," ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (12/8).
Baca Juga: Indodax dan BRI Rilis Kartu Debit Kripto Multi-Mata Uang Pertama di Indonesia
Terkait penghargaan bagi Indodax, Subani menyebut capaian tersebut tidak hanya keberhasilan perusahaan, melainkan juga dorongan bagi anggota lain untuk meningkatkan kontribusi. “Indodax terbukti menjadi elemen penting dalam membesarkan pasar kripto nasional,” katanya.
CEO Indodax William Sutanto menyampaikan terima kasih atas apresiasi tersebut. Menurut dia, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim serta kepercayaan jutaan anggota.
"Kami berkomitmen terus menghadirkan platform aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Ke depan, kami juga berupaya mendorong inovasi yang memberi dampak pada ekonomi digital Indonesia," ucapnya.
William menambahkan, pertumbuhan industri kripto hanya bisa berkelanjutan bila didukung regulasi yang jelas serta sinergi dengan pemangku kepentingan.
"Kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat adalah kunci. Indodax siap menjadi bagian dari dialog aktif itu demi terciptanya ekosistem kripto yang sehat dan kompetitif," katanya.
Baca Juga: Sinyal The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Bitcoin Cetak Rekor Nyaris Rp2 Miliar
CFX menegaskan Triple C akan digelar setiap tahun sebagai ajang apresiasi sekaligus forum strategis. Konferensi ini diharapkan menjadi tonggak penting memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional.
(nng)
Lihat Juga :