Kantongi Utang Rp4,4 T dari Jerman, Kemenhub Bakal Bangun Kereta Perkotaan Surabaya-Sidoarjo

Senin, 15 September 2025 - 15:42 WIB
loading...
Kantongi Utang Rp4,4...
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera membangun proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang akan menghubungkan Surabaya - Sidoarjo sekitar 20 Km. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) akan segera membangun proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Proyek Kereta Api Perkotaan ini akan menghubungkan Surabaya - Sidoarjo sekitar 20 Km. Direktur Lalulintas dan Angkutan Ditjen Perkeretaapian, Arif Anwar menjelaskan, proyek ini akan dibangun diatas jalur Kereta Api Eksisting.

Sehingga pengerjaan yang dilakukan adalah penambahan jalur double track, dari stasiun Surabaya Gubeng, sampai Stasiun Sidoarjo. Baca Juga: 10 Kereta Tercepat di Dunia, Salah Satunya Ada di Kota Suci

"Kita sudah mendapatkan loan (pinjaman) dari Jerman, SRRL ini akan kita bangun di jalur eksisting. Pekerjaannya itu double track, untuk fase I ini dari Stasiun Gubeng, sampai dengan Stasiun Sidoarjo," ujarnya dalam acara Media Briefing di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Adapun pinjaman yang diberikan Bank Pembangunan Jerman (KfW) sebesar 230 juta euro atau setara Rp4,42 triliun untuk pembangunan tahap 1. Proyek SRRL Tahap 1 merupakan proyek infrastruktur hijau yang ambisius, bertujuan mentransformasi mobilitas perkotaan di Kawasan Metropolitan Surabaya (Gerbangkertosusila). Proyek ini merupakan suatu inisiatif kunci yang mendukung prioritas pembangunan nasional untuk tahun 2025–2029.

SRRL Tahap 1 mencakup pembangunan jalur ganda (double tracking) dan elektrifikasi bagi koridor sepanjang 20 km antara Gubeng dan Sidoarjo. Total investasi proyek ini sebesar 296,8 juta euro, terdiri dari 230 juta euro dalam bentuk pinjaman lunak dari KfW, 66,8 juta Euro dalam bentuk pendanaan pendamping dari Pemerintah Indonesia, dan 6 juta Euro dalam bentuk dana bantuan, proyek ini diharapkan dapat melayani lebih dari 200.000 penumpang setiap harinya ketika sudah beroperasi.

"Nanti di antaranya juga termasuk membangun Dipo Sidotomo," kata Arif Anwar.

Baca Juga: Menhub: Proyek Kereta Cepat Lanjut sampai Surabaya Jika Tanpa APBN

Proyek ini diperkirakan akan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 150.000 ton per tahun pada tahun 2045. Proyek ini juga mendorong pembangunan yang inklusif melalui peningkatan aksesibilitas perkotaan, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan kapasitas kelembagaan melalui transfer pengetahuan internasional.

SRRL Tahap 1 diharapkan dapat menguntungkan lebih dari 1,3 juta penduduk dalam dua tahun pertama operasinya, mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% sekaligus memajukan masa depan perkotaan yang lebih bersih, lebih efisien, dan saling terhubung.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Rekomendasi
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Berita Terkini
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Infografis
Bayar Bunga Warisan...
Bayar Bunga Warisan Jokowi Rp183 T, Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved