Menhub: Proyek Kereta Cepat Lanjut sampai Surabaya Jika Tanpa APBN

Kamis, 10 Juli 2025 - 19:31 WIB
loading...
Menhub: Proyek Kereta...
Menhub mengungkapkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang ada saat ini akan diperpanjang hingga Surabaya jika tanpa APBN. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung yang ada saat ini akan diperpanjang hingga Surabaya. Proyek tersebut akan dilanjut asal tidak menggunakan APBN.

Menhub telah menawarkan beberapa calon investor untuk pengembangan proyek tersebut. Beberapa opsi ditawarkan, antara lain melanjutkan rute dari Bandung sampai ke Surabaya, atau membangun rute baru dari Jakarta langsung ke Surabaya dengan sistem kereta semi cepat.

"Memang ada pembicaraan, namun demikian itu harus melalui kajian secara cermat ya, karena pada beberapa kesempatan kami menawarkan semi cepat, dan harapan kami tentu, baik cepat atau semi cepat itu tidak menggunakan APBN," ujar dia dalam media briefing di Jakarta, Rabu malam (9/7).

Baca Juga: 10 Juta Penumpang Naik Kereta Cepat Whoosh Sejak Beroperasi, Awal 2025 Terus Meningkat

Dia menjelaskan, memang ada keinginan pemerintah untuk meneruskan proyek Kereta Cepat di Indonesia. Sehingga tidak sampai Bandung saja, namun menerus hingga Surabaya dengan mengandalkan pembiayaan diluar APBN.

"Bahwa ada keinginan untuk memperpanjang, iya, ada usulan bahwa kita melanjutkan dari Bandung sampai Surabaya, terus ada usulan semi cepat dari Jakarta ke Surabaya, tapi kita harapkan itu tidak menggunakan APBN," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan atensi khusus terhadap perpanjangan proyek kereta Cepat yang saat ini baru sampai Bandung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Rekomendasi
LPSK Tolak Justice Collaborator...
LPSK Tolak Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG, Ini Alasannya
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved