Dana Rp200 Triliun Belum Cukup, Sektor Riil Harus Dibenahi
Senin, 15 September 2025 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Diguyur Rp200 Triliun, Purbaya: Biar Dirut Bank yang Mikir
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menegaskan dana tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN). Bank penerima diwajibkan melaporkan penyaluran dana secara bulanan guna memastikan transparansi. “Dana ini harus benar-benar mendukung sektor riil,” ujar Purbaya.
Sementara, analisis Continuum Data Indonesia mencatat 64,4 persen warganet pesimistis reshuffle kabinet akan membawa perubahan signifikan tanpa evaluasi kinerja yang menyeluruh. Publik menuntut langkah konkret yang mampu meringankan beban pelaku usaha, mulai dari insentif pajak hingga perbaikan iklim usaha. Penempatan dana Rp200 triliun memang bisa memperkuat permodalan bank, tetapi tanpa perbaikan struktural di sektor riil, dampaknya dikhawatirkan hanya sebatas angka di neraca keuangan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menegaskan dana tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN). Bank penerima diwajibkan melaporkan penyaluran dana secara bulanan guna memastikan transparansi. “Dana ini harus benar-benar mendukung sektor riil,” ujar Purbaya.
Sementara, analisis Continuum Data Indonesia mencatat 64,4 persen warganet pesimistis reshuffle kabinet akan membawa perubahan signifikan tanpa evaluasi kinerja yang menyeluruh. Publik menuntut langkah konkret yang mampu meringankan beban pelaku usaha, mulai dari insentif pajak hingga perbaikan iklim usaha. Penempatan dana Rp200 triliun memang bisa memperkuat permodalan bank, tetapi tanpa perbaikan struktural di sektor riil, dampaknya dikhawatirkan hanya sebatas angka di neraca keuangan.
(nng)
Lihat Juga :