Phillip Trading Symposium Pertemukan Stakeholder di Industri Derivatif

Selasa, 16 September 2025 - 17:59 WIB
loading...
A A A
Sementara, Group CEO ICDX Megain Widjaja menyebut simposium ini penting karena mempertemukan berbagai pihak yang berkepentingan dengan industri derivatif. "Perubahan regulasi pasca terbitnya UU Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UUPPSK) membuka peluang masuknya partisipan baru, termasuk bank dan institusi keuangan, sehingga pasar lebih beragam," ujarnya.

Megain menekankan pentingnya digitalisasi untuk memperluas jangkauan pasar derivatif. Menurutnya, muncul partisipan baru yang lebih dinamis dan membutuhkan platform yang relevan agar dapat bersinergi. “ICDX berkomitmen menghadirkan ekosistem yang inklusif dan kompetitif, seiring transformasi digital yang mendorong pertumbuhan pasar,” katanya.

Baca Juga: 5 Cara Trading Crypto Secara Mudah untuk Pemula

Ia menambahkan, Indonesia yang kerap disebut sebagai "raksasa tertidur" kini mulai menunjukkan potensi nyata untuk kembali menjadi pemain penting di tingkat global. Sebagai informasi, UU No. 4 Tahun 2023 mengatur pembagian kewenangan regulator industri derivatif. Bank Indonesia mengawasi derivatif dengan underlying pasar uang dan valuta asing, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur derivatif berbasis saham, sementara Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) bertugas mengawasi derivatif berbasis komoditas. Phillip Trading Symposium diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem perdagangan derivatif internasional, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas dan teknologi.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Jaecoo Perluas Jaringan...
Jaecoo Perluas Jaringan ke Makassar dan Solo, Kejar Target 80 Dealer Akhir Tahun
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved