Indonesia Kuasai Cadangan Geothermal Dunia, Tapi Pengelolaan Masih Minim

Kamis, 18 September 2025 - 07:36 WIB
loading...
Indonesia Kuasai Cadangan...
Indonesia menjadi negara dengan cadangan energi panas bumi (geothermal) terbesar di dunia, yakni mencapai 27 gigawatt (GW). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, bahwa Indonesia menjadi negara dengan cadangan energi panas bumi ( geothermal ) terbesar di dunia, yakni mencapai 27 gigawatt (GW). Tapi sayangnya, dari total potensi tersebut, baru sekitar 10% yang berhasil dimanfaatkan.

"Kita tahu bahwa geotermal adalah salah satu sumber energi baru-terbarukan , dan Indonesia mempunyai cadangan yang cukup besar, terbesar di dunia. Sekitar 27 gigawatt atau 27 ribu lebih megawatt. Dan dari sini, baru kurang lebih sekitar 10% yang bisa kita kelola, artinya masih ada 90 persen potensi," kata Bahlil dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition, Rabu (17/9).

Bahlil menyebut, geothermal merupakan energi masa depan yang selaras dengan tren global menuju industri dan energi yang ramah lingkungan. Menurutnya, masyarakat dunia khususnya generasi muda, semakin peduli terhadap isu energi bersih. Namun, pengelolaan geothermal di Indonesia menghadapi beberapa tantangan utama.

Baca Juga: Indonesia Bangun Green Hydrogen Berbasis Panas Bumi Pertama di Dunia

"Kenapa tidak bisa dikelola? Disamping memang pembiayaannya cukup memberikan perhatian capex-nya. Kemudian juga adalah harus saya akui, ketika saya masuk jadi Menteri ESDM, peraturannya macam-macam. Dan salah satu investor itu tidak suka adalah aturan yang berbelit-belit. semakin berbelit aturan, semakin tidak disukai oleh investor," ungkapnya.

Bahlil mengklaim bahwa pemerintah telah melakukan pemangkasan berbagai regulasi yang dinilai menghambat percepatan pengembangan panas bumi. Selain persoalan regulasi, Bahlil juga menyoroti belum meratanya jaringan transmisi listrik yang dapat menjangkau wilayah-wilayah sumber panas bumi yang membuat pengembangan proyek geothermal terhambat.

"Jadi kita mempunyai sumber daya, tapi belum ada transmisinya. Jadi bagaimana mungkin teman-teman investor atau PLN yang sudah mendapatkan konsesi bisa mengerjakan sesuai dengan target kalau jaringannya belum ada, mau dijual ke mana?" sebut Bahlil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Energi Panas Bumi, Tantangan,...
Energi Panas Bumi, Tantangan, Mitos, dan Ekonomi
Pengamat Nilai Kinerja...
Pengamat Nilai Kinerja PGEO 2025 Tegaskan Keuntungan Investasi Sektor Panas Bumi
Targetkan Kapasitas...
Targetkan Kapasitas 1 GW, BREN Pacu Ekspansi Panas Bumi
2026 Jadi Tahun Paling...
2026 Jadi Tahun Paling Kristis Terumbu Karang di Seluruh Dunia
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Panas Bumi di Kabupaten...
Panas Bumi di Kabupaten Manggarai NTT Potensial Jadi Sumber Energi Terbarukan
Rekomendasi
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved