Dana Rekening RDN Rawan Dibobol, Ini yang Dilakukan OJK
Kamis, 18 September 2025 - 19:53 WIB
loading...
OJK meminta SRO untuk melakukan pembatasan atau menghentikan layanan RDN pada hari libur. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Serangan siber dalam industri keuangan semakin merajalela. Tak hanya rekening perbankan yang rentan, rekening dana nasabah (RDN) dalam transaksi saham juga rawan menjadi sasaran penyalahgunaan.
Beberapa waktu lalu, sejumlah perusahaan sekuritas juga menjadi sasaran pembobolan RDN. Kasus terbaru dugaan pembobolan itu menimpa PT Panca Global Kapital Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk.
Atas dasar itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Self-Regulatory Organization (SRO) untuk melakukan pembatasan atau menghentikan layanan RDN pada hari libur.
Baca Juga: BCA Buka Suara Soal Kabar Pembobolan Rekening Nasabah Rp70 Miliar
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan OJK juga meminta agar pemindahbukuan atau penarikan dana dari RDN hanya dapat dilakukan ke rekening atas nama nasabah yang sama atau rekening lain yang telah didaftarkan sebelumnya.
"Kebijakan serupa juga diterapkan pada bank-bank pengelola RDN, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan investor dan mencegah potensi penyalahgunaan rekening," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (18/9).
Selain menempuh langkah tersebut, OJK juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan seluruh penyelenggara keuangan baik di pasar modal maupun perbankan.
Terlebih, dugaan pembobolan RDN yang menimpa PT Panca Global Kapital Indonesia melalui rekening yang dikelola Bank Central Asia (BCA) bukanlah kasus pertama. Sebelumnya, dugaan serupa juga menimpa sederet perusahaan sekuritas, antara lain RHB Sekuritas Indonesia, Trimegah Sekuritas Indonesia, dan NH Korindo Sekuritas Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Rekening Dormant yang Jadi Motif Pembunuhan Kacab Bank
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (12/9/2025), Corporate Secretary BCA, I Ketut Alam Wangsawijava, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam bersama perusahaan sekuritas terkait.
"Sehubungan dengan informasi terkait Rekening Dana Nasabah BCA di salah satu perusahaan sekuritas, dapat kami pastikan bahwa sistem BCA aman. Saat ini, BCA sedang melakukan investigasi mendalam terhadap kejadian tersebut, bersama-sama dengan perusahaan sekuritas terkait," tulisnya.
Beberapa waktu lalu, sejumlah perusahaan sekuritas juga menjadi sasaran pembobolan RDN. Kasus terbaru dugaan pembobolan itu menimpa PT Panca Global Kapital Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk.
Atas dasar itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Self-Regulatory Organization (SRO) untuk melakukan pembatasan atau menghentikan layanan RDN pada hari libur.
Baca Juga: BCA Buka Suara Soal Kabar Pembobolan Rekening Nasabah Rp70 Miliar
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan OJK juga meminta agar pemindahbukuan atau penarikan dana dari RDN hanya dapat dilakukan ke rekening atas nama nasabah yang sama atau rekening lain yang telah didaftarkan sebelumnya.
"Kebijakan serupa juga diterapkan pada bank-bank pengelola RDN, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan investor dan mencegah potensi penyalahgunaan rekening," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (18/9).
Selain menempuh langkah tersebut, OJK juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan seluruh penyelenggara keuangan baik di pasar modal maupun perbankan.
Terlebih, dugaan pembobolan RDN yang menimpa PT Panca Global Kapital Indonesia melalui rekening yang dikelola Bank Central Asia (BCA) bukanlah kasus pertama. Sebelumnya, dugaan serupa juga menimpa sederet perusahaan sekuritas, antara lain RHB Sekuritas Indonesia, Trimegah Sekuritas Indonesia, dan NH Korindo Sekuritas Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Rekening Dormant yang Jadi Motif Pembunuhan Kacab Bank
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (12/9/2025), Corporate Secretary BCA, I Ketut Alam Wangsawijava, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam bersama perusahaan sekuritas terkait.
"Sehubungan dengan informasi terkait Rekening Dana Nasabah BCA di salah satu perusahaan sekuritas, dapat kami pastikan bahwa sistem BCA aman. Saat ini, BCA sedang melakukan investigasi mendalam terhadap kejadian tersebut, bersama-sama dengan perusahaan sekuritas terkait," tulisnya.
(nng)
Lihat Juga :