Uni Eropa Siapkan Sanksi Baru ke Rusia, Bidik LNG, Bank hingga Kripto
Sabtu, 20 September 2025 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu fokus utama paket tersebut adalah percepatan penghentian impor bahan bakar fosil Rusia, yang nilainya pada 2023 mencapai sekitar 21,9 miliar euro. Uni Eropa telah menetapkan target ambisius untuk menghapus ketergantungan energi dari Moskow sepenuhnya paling lambat pada 2027.
Tekanan eksternal juga datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang secara terbuka mendesak Eropa segera memutus hubungan energi dengan Rusia. Trump menyebut langkah itu sebagai syarat untuk memberlakukan sanksi besar terhadap Moskow, meski keputusan tersebut hingga kini masih ia tunda.
Namun, von der Leyen tidak menyinggung pengecualian yang selama ini mengizinkan Hongaria dan Slovakia tetap membeli minyak mentah Rusia melalui pipa Druzhba. Kedua negara tersebut dikenal sangat bergantung pada energi Rusia dan kerap menggunakan hak veto untuk menekan Brussels.
Baca Juga: Putin Dilaporkan Pecat Ajudan Utama yang Ingin Akhiri Perang Ukraina, Ini Respons Kremlin
Sikap Hongaria dan Slovakia terhadap usulan terbaru masih belum jelas. Namun, sejak kembalinya Trump ke kursi kepresidenan, kedua negara itu cenderung mengikuti garis kebijakan Gedung Putih, termasuk dalam urusan energi dan hubungan dengan Moskow.
Tekanan eksternal juga datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang secara terbuka mendesak Eropa segera memutus hubungan energi dengan Rusia. Trump menyebut langkah itu sebagai syarat untuk memberlakukan sanksi besar terhadap Moskow, meski keputusan tersebut hingga kini masih ia tunda.
Namun, von der Leyen tidak menyinggung pengecualian yang selama ini mengizinkan Hongaria dan Slovakia tetap membeli minyak mentah Rusia melalui pipa Druzhba. Kedua negara tersebut dikenal sangat bergantung pada energi Rusia dan kerap menggunakan hak veto untuk menekan Brussels.
Baca Juga: Putin Dilaporkan Pecat Ajudan Utama yang Ingin Akhiri Perang Ukraina, Ini Respons Kremlin
Sikap Hongaria dan Slovakia terhadap usulan terbaru masih belum jelas. Namun, sejak kembalinya Trump ke kursi kepresidenan, kedua negara itu cenderung mengikuti garis kebijakan Gedung Putih, termasuk dalam urusan energi dan hubungan dengan Moskow.
Lihat Juga :