Inovasi Muda Scholarship 2025 Dorong Generasi Muda Ciptakan Green Jobs
Selasa, 23 September 2025 - 20:43 WIB
loading...
Inovasi Muda Scholarship (IMS) 2025 resmi menetapkan 10 penerima beasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Inovasi Muda Scholarship (IMS) 2025 resmi menetapkan 10 penerima beasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia. Program ini dirancang untuk melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu mengimplementasikan inisiatif hijau sebagai kontribusi nyata terhadap pengembangan green jobs.
Dengan mengusung tema “Let's Step Into Your Green Career”, IMS 2025 mendorong generasi muda menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan karier mereka. Program ini menekankan bahwa green jobs bukan sekadar konsep, melainkan peluang nyata yang dapat diwujudkan melalui inovasi, kolaborasi, dan aksi di berbagai sektor.
Sejak dibuka awal tahun, IMS 2025 menarik lebih dari 600 pendaftar dari berbagai provinsi dan universitas di seluruh Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, bootcamp penyusunan pitch deck, hingga wawancara, akhirnya terpilih 10 penerima beasiswa.
Mereka berasal dari sejumlah perguruan tinggi ternama, antara lain Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sriwijaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Tidar, Universitas Brawijaya, hingga Universitas Airlangga, dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam.
Ketua Inovasi Muda, Restu Andini, menegaskan IMS bukan sekadar beasiswa akademik. "Inovasi Muda Scholarship dirancang untuk melahirkan pemimpin muda yang siap membangun masa depan berkelanjutan. Selain dukungan finansial, awardee juga mendapat mentoring, jejaring, serta kesempatan menjalankan program inisiatif hijau yang berdampak nyata," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (23/9).
Baca Juga: Inovasi Muda Perkuat Peran Pemuda Hadapi Tantangan Ekonomi Hijau
Sebagai bagian dari pembinaan, Inovasi Muda menyelenggarakan InnovAction #4 & Gathering IMS di Lembang, Jawa Barat. Kegiatan ini menghadirkan sesi mentoring serta Green Jobs Class melalui kunjungan edukatif ke Jendela Alam Bandung. Para penerima beasiswa diperkenalkan pada praktik pertanian hidroponik sekaligus diajak merefleksikan peran mereka dalam mendukung ekosistem green jobs di Indonesia.
Salah satu awardee, Praditya Haekal, mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember, mengaku antusias. “Saya merasa beruntung bisa menjadi bagian dari program ini. Harapannya, saya bisa belajar lebih banyak tentang inisiatif hijau yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus ikut membuka peluang green jobs,” tuturnya.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Luncurkan Pertamax Green 95 di Jawa Tengah
Ke depan, para penerima IMS 2025 akan menjalankan program inisiatif hijau di bidang pertanian berkelanjutan, pengelolaan sampah, energi terbarukan skala kecil, hingga edukasi lingkungan. Melalui kombinasi beasiswa, pembinaan, dan implementasi program, IMS 2025 diharapkan melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengembangan green jobs sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan mengusung tema “Let's Step Into Your Green Career”, IMS 2025 mendorong generasi muda menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan karier mereka. Program ini menekankan bahwa green jobs bukan sekadar konsep, melainkan peluang nyata yang dapat diwujudkan melalui inovasi, kolaborasi, dan aksi di berbagai sektor.
Sejak dibuka awal tahun, IMS 2025 menarik lebih dari 600 pendaftar dari berbagai provinsi dan universitas di seluruh Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, bootcamp penyusunan pitch deck, hingga wawancara, akhirnya terpilih 10 penerima beasiswa.
Mereka berasal dari sejumlah perguruan tinggi ternama, antara lain Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sriwijaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Tidar, Universitas Brawijaya, hingga Universitas Airlangga, dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam.
Ketua Inovasi Muda, Restu Andini, menegaskan IMS bukan sekadar beasiswa akademik. "Inovasi Muda Scholarship dirancang untuk melahirkan pemimpin muda yang siap membangun masa depan berkelanjutan. Selain dukungan finansial, awardee juga mendapat mentoring, jejaring, serta kesempatan menjalankan program inisiatif hijau yang berdampak nyata," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (23/9).
Baca Juga: Inovasi Muda Perkuat Peran Pemuda Hadapi Tantangan Ekonomi Hijau
Sebagai bagian dari pembinaan, Inovasi Muda menyelenggarakan InnovAction #4 & Gathering IMS di Lembang, Jawa Barat. Kegiatan ini menghadirkan sesi mentoring serta Green Jobs Class melalui kunjungan edukatif ke Jendela Alam Bandung. Para penerima beasiswa diperkenalkan pada praktik pertanian hidroponik sekaligus diajak merefleksikan peran mereka dalam mendukung ekosistem green jobs di Indonesia.
Salah satu awardee, Praditya Haekal, mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember, mengaku antusias. “Saya merasa beruntung bisa menjadi bagian dari program ini. Harapannya, saya bisa belajar lebih banyak tentang inisiatif hijau yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus ikut membuka peluang green jobs,” tuturnya.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Luncurkan Pertamax Green 95 di Jawa Tengah
Ke depan, para penerima IMS 2025 akan menjalankan program inisiatif hijau di bidang pertanian berkelanjutan, pengelolaan sampah, energi terbarukan skala kecil, hingga edukasi lingkungan. Melalui kombinasi beasiswa, pembinaan, dan implementasi program, IMS 2025 diharapkan melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengembangan green jobs sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :