Utang Indonesia Diprediksi Bengkak Tembus Rp10.360 Triliun di 2026
Kamis, 25 September 2025 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Lonjakan ini akan berdampak signifikan pada posisi utang pemerintah. Posisi utang akhir tahun 2024 adalah Rp8.813 triliun. Dengan adanya tambahan utang neto dari APBN 2025 (Rp715,5 triliun) dan APBN 2026 (Rp832,2 triliun). "Dengan demikian, posisi utang akhir 2026 akan mencapai Rp10.360 triliun," kata Awalil.
Awalil juga menyoroti target kenaikan pendapatan negara sebesar 10,05 persen dari outlook realisasi APBN 2025. Ia menilai target ini "terlampau optimis" mengingat kenaikan pendapatan pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertama rata-rata hanya 5,01 persen per tahun, dan outlook 2025 hanya 0,05 persen.
Di sisi belanja, kenaikan sebesar 8,94 persen dibandingkan outlook APBN 2025 dianggap tidak mencerminkan upaya efisiensi yang sering digaungkan pemerintah belakangan ini. Kenaikan belanja ini lebih tinggi dibandingkan kenaikan rata-rata dalam beberapa tahun terakhir.
Awalil juga menyoroti target kenaikan pendapatan negara sebesar 10,05 persen dari outlook realisasi APBN 2025. Ia menilai target ini "terlampau optimis" mengingat kenaikan pendapatan pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertama rata-rata hanya 5,01 persen per tahun, dan outlook 2025 hanya 0,05 persen.
Di sisi belanja, kenaikan sebesar 8,94 persen dibandingkan outlook APBN 2025 dianggap tidak mencerminkan upaya efisiensi yang sering digaungkan pemerintah belakangan ini. Kenaikan belanja ini lebih tinggi dibandingkan kenaikan rata-rata dalam beberapa tahun terakhir.
(nng)
Lihat Juga :