Manfaatkan Program PPN DTP, Uang Muka dan Cicilan Perumahan di Karawaci Ini Ringan
Kamis, 25 September 2025 - 14:11 WIB
loading...
Hingga kini, kluster bernama Viona Karawaci, yang merupakan produk terbaru dari Aryana Karawaci saat ini sudah terjual 30-an unit rumah. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
TANGERANG - PT Purinusa Jayakusuma mengembangkan konsep private cluster pada akhir Maret 2025 lalu. Hingga kini, hunian modern bernama Viona Karawaci, yang merupakan produk terbaru dari Aryana Karawaci saat ini sudah terjual 30-an unit rumah.
Saat ini PT Purinusa Jayakusuma terus menyelesaikan pembangunan sebanyak 70 unit rumah di Viona Karawaci. Mereka memanfaatkan program stimulus dari pemerintah yaitu Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah ( PPN DTP ) hingga akhir Desember 2025. Baca juga: PPN Rumah Komersial Ditanggung Pemerintah hingga 2026, Harganya Sampai Rp5 Miliar
Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma Sianna Sutinah Rustanto mengatakan Viona Karawaci dikemas dengan konsep private cluster yang terdiri dari 102 unit rumah. "Dengan luas lahan 1,2 hektare, Viona Karawaci memiliki fasilitas infinity swimming pool," katanya dalam acara Produk Knowledge di lokasi proyek Viona Karawaci, Rabu (24/9/2025).
Sianna menambahkan, Viona Karawaci menyasar segmen menengah dengan harga Rp800 jutaan. Menurutnya, potensi pasar segmen ini di kawasan Tangerang dan khususnya Karawaci cukup besar.
"Untuk itu kami memberikan kemudahan dalam pembelian unit rumah di Viona Karawaci. Hanya dengan uang muka Rp10 juta dan dengan cicilan perbulan Rp5 jutaan, konsumen sudah bisa memiliki unit rumah di Viona Karawaci," terangnya.
Salah satu faktor yang membuat mudahnya memiliki unit rumah di Viona Karawaci karena PT Purinusa Jayakusuma memanfaatkan program PPN DTP. Alhasil uang mukanya bisa murah karena banyak biaya yang terpangkas, terkait pajak pembelian dan lainnya. Selain itu, perbankan yang bekerja sama cukup variatif menawarkan berbagai kemudahan dan pola penyaluran kredit pemilikan rumah ( KPR ).
Project Consultant Property Lounge Rita Megawati menegaskan perumahaan segmen menengah ini merupakan target pasar yang besar karena didominasi oleh end-user. Di dalamnya termasuk generasi milenial dan Gen Z, serta pasangan muda yang baru pertama kali membeli rumah atau ingin upgrade temnpat tinggalnya.
Mereka pada umumnya mencari rumah tapak, terutama di kawasan kota penyangga Jakarta yang sudah berkembang. Saat ini potensi pasar perumahan di Tangerang Raya, seperti di kawasan Karawaci, Legok dan sekitarnya didominasi proyek rumah menengah.
“Lokasi Aryana Karawaci berada di antara beberapa kawasan yang sudah berkembang Gading Serpong, BSD City dan Lippo Karawaci yang di dalamnya banyak memiliki berbagai fasilitas. Faktor kedekatan lokasi Aryana dengan proyek tersebut menjadi salah satu kelebihan Viona Karawaci,” jelasnya. Baca juga: Aryana Karawaci Luncurkan Rumah 2 Lantai di Cluster Viona Seharga Rp800 Jutaan
Rita menambahkan, dalam setiap produk yang akan dikembangkan PT Purinusa Jayakusuma selalu melakukan pendekatan yang dibutuhkan konsumen. Hal pertama tentunya adalah harga, affordable housing adalah kuncinya. Kemudian produknya, rumah seperti apa yang dibutuhkan.
Unit rumah Viona Karawaci semuanya terdiri dari 2 lantai namun dengan harga yang terjangkau yaitu mulai dari Rp800 jutaan. Tipe yang ditawarkan mulai dari ukuran 5×12 tipe Basic (47/60) dan tipe pengembangan (60/60).
Saat ini PT Purinusa Jayakusuma terus menyelesaikan pembangunan sebanyak 70 unit rumah di Viona Karawaci. Mereka memanfaatkan program stimulus dari pemerintah yaitu Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah ( PPN DTP ) hingga akhir Desember 2025. Baca juga: PPN Rumah Komersial Ditanggung Pemerintah hingga 2026, Harganya Sampai Rp5 Miliar
Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma Sianna Sutinah Rustanto mengatakan Viona Karawaci dikemas dengan konsep private cluster yang terdiri dari 102 unit rumah. "Dengan luas lahan 1,2 hektare, Viona Karawaci memiliki fasilitas infinity swimming pool," katanya dalam acara Produk Knowledge di lokasi proyek Viona Karawaci, Rabu (24/9/2025).
Sianna menambahkan, Viona Karawaci menyasar segmen menengah dengan harga Rp800 jutaan. Menurutnya, potensi pasar segmen ini di kawasan Tangerang dan khususnya Karawaci cukup besar.
"Untuk itu kami memberikan kemudahan dalam pembelian unit rumah di Viona Karawaci. Hanya dengan uang muka Rp10 juta dan dengan cicilan perbulan Rp5 jutaan, konsumen sudah bisa memiliki unit rumah di Viona Karawaci," terangnya.
Salah satu faktor yang membuat mudahnya memiliki unit rumah di Viona Karawaci karena PT Purinusa Jayakusuma memanfaatkan program PPN DTP. Alhasil uang mukanya bisa murah karena banyak biaya yang terpangkas, terkait pajak pembelian dan lainnya. Selain itu, perbankan yang bekerja sama cukup variatif menawarkan berbagai kemudahan dan pola penyaluran kredit pemilikan rumah ( KPR ).
Project Consultant Property Lounge Rita Megawati menegaskan perumahaan segmen menengah ini merupakan target pasar yang besar karena didominasi oleh end-user. Di dalamnya termasuk generasi milenial dan Gen Z, serta pasangan muda yang baru pertama kali membeli rumah atau ingin upgrade temnpat tinggalnya.
Mereka pada umumnya mencari rumah tapak, terutama di kawasan kota penyangga Jakarta yang sudah berkembang. Saat ini potensi pasar perumahan di Tangerang Raya, seperti di kawasan Karawaci, Legok dan sekitarnya didominasi proyek rumah menengah.
“Lokasi Aryana Karawaci berada di antara beberapa kawasan yang sudah berkembang Gading Serpong, BSD City dan Lippo Karawaci yang di dalamnya banyak memiliki berbagai fasilitas. Faktor kedekatan lokasi Aryana dengan proyek tersebut menjadi salah satu kelebihan Viona Karawaci,” jelasnya. Baca juga: Aryana Karawaci Luncurkan Rumah 2 Lantai di Cluster Viona Seharga Rp800 Jutaan
Rita menambahkan, dalam setiap produk yang akan dikembangkan PT Purinusa Jayakusuma selalu melakukan pendekatan yang dibutuhkan konsumen. Hal pertama tentunya adalah harga, affordable housing adalah kuncinya. Kemudian produknya, rumah seperti apa yang dibutuhkan.
Unit rumah Viona Karawaci semuanya terdiri dari 2 lantai namun dengan harga yang terjangkau yaitu mulai dari Rp800 jutaan. Tipe yang ditawarkan mulai dari ukuran 5×12 tipe Basic (47/60) dan tipe pengembangan (60/60).
(poe)
Lihat Juga :