Erick Thohir: InsyaAllah 30 Juta Dosis Vaksin Tersedia di Akhir Tahun
Sabtu, 12 September 2020 - 20:05 WIB
loading...
Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir melaporkan tentang progres vaksin Covid-19 kepada Wakil Presiden KH Maruf Amin. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir menemui Wakil Presiden KH Maruf Amin pada Jumat (11/9). Dalam pertemuannya dengan Wakil Presiden (Wapres), Erick Thohir melaporkan tentang vaksin halal.
"Saya melaporkan kepada Bapak Wakil Presiden tentang proses vaksin halal yang harus menjadi prioritas untuk kita dan sekaligus melaporkan progres perkembangan vaksin," kata Ketua KPCPEN, Erick Thohir di Jakarta, Sabtu (12/9/2020).
(Baca Juga: Orang Berduit Jangan Tambah Beban Pemerintah, Erick Minta Beli Vaksin Mandiri )
Dalam laporannya kepada Wapres KH Ma’ruf Amin, Erick mengatakan Indonesia akan mendapat 30 juta dosis vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2020 dan 300 juta dosis untuk 2021. Adapun vaksin tersebut merupakan hasil kerja sama beberapa BUMN farmasi dengan lembaga dan instansi farmasi mancanegara seperti PT Bio Farma (Persero) dengan Sinovac Biotech yang berasal dari Cina.
"Sinovac sendiri sudah berkomitmen menyediakan 20 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini apabila proses uji klinis tahap 3 berjalan lancar. Sedangkan untuk tahun depan, akan diproduksi hingga 250 juta dosis untuk Indonesia," katanya.
"Saya melaporkan kepada Bapak Wakil Presiden tentang proses vaksin halal yang harus menjadi prioritas untuk kita dan sekaligus melaporkan progres perkembangan vaksin," kata Ketua KPCPEN, Erick Thohir di Jakarta, Sabtu (12/9/2020).
(Baca Juga: Orang Berduit Jangan Tambah Beban Pemerintah, Erick Minta Beli Vaksin Mandiri )
Dalam laporannya kepada Wapres KH Ma’ruf Amin, Erick mengatakan Indonesia akan mendapat 30 juta dosis vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2020 dan 300 juta dosis untuk 2021. Adapun vaksin tersebut merupakan hasil kerja sama beberapa BUMN farmasi dengan lembaga dan instansi farmasi mancanegara seperti PT Bio Farma (Persero) dengan Sinovac Biotech yang berasal dari Cina.
"Sinovac sendiri sudah berkomitmen menyediakan 20 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini apabila proses uji klinis tahap 3 berjalan lancar. Sedangkan untuk tahun depan, akan diproduksi hingga 250 juta dosis untuk Indonesia," katanya.
Lihat Juga :