Hunian Wellness Pertama dan Terbesar, The Ease Canggu Bidik Kelas Premium
Minggu, 28 September 2025 - 13:21 WIB
loading...
Murino Group resmi meluncurkan The Ease Canggu. Sebuah proyek hunian wellness pertama dan terbesar di Bali yang menghadirkan konsep unik berbasis hutan Rainbow Eucalyptus. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BADUNG - Murino Group, pengembang properti boutique asal Indonesia, resmi meluncurkan The Ease Canggu. Hunian wellness pertama dan terbesar di Bali yang menghadirkan konsep unik berbasis hutan Rainbow Eucalyptus yang tidak hanya memperindah lanskap, tapi juga berperan mengusir serangga, menyaring udara serta meredam kebisingan, menciptakan suasana hunian yang sehat dan damai.
Berlokasi di Jalan Pantai Batu Mejan, The Ease Canggu menempati area strategis. Hanya 800 meter dari pantai Batu Mejan dengan akses langsung dari jalan utama. Berdiri di atas lahan seluas 6.800 meter persegi, proyek ini memadukan ketenangan alam dengan kedekatan terhadap pusat gaya hidup Canggu. Baca juga: 5 Miliarder Perempuan Terkaya di Dunia dari Properti, Paling Tajir Rp210,7 Triliun
CEO Murino Group, Efrat Tio mengatakan, pembangunan The Ease Canggu mengedepankan prinsip keberlanjutan . Proyek ini tidak mengalihfungsikan lahan hijau atau sawah, melainkan merevitalisasi area vila lama. Infrastruktur drainase modern juga telah dipersiapkan untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekitar.
Progres konstruksi telah mencapai 50% dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Hunian ini terbagi menjadi 25 unit Freehold Villas (2–4 kamar tidur), lengkap dengan kolam renang pribadi dan parkir basement pribadi. Sedangkan Leasehold Apartments terdiri dari 24 unit (1–2 kamar tidur), semuanya dilengkapi ensuite bathroom, balkon pribadi, dan masa sewa hingga 80 tahun dengan opsi perpanjangan.
Setiap vila didesain untuk menghadirkan kenyamanan maksimal, dengan kamar setara master bedroom dan bukaan langsung ke taman belakang. Menjamin cahaya alami dan sirkulasi udara yang optimal.
Harga villa dipasarkan mulai dari Rp10-18 miliar, sedangkan apartemen dibanderol Rp3-6 miliar. Didukung pasar sewa jangka pendek yang kuat di Bali, properti ini diproyeksikan mampu memberikan ROI 10–12% per tahun.
Efrat Tio menjelaskan The Ease Canggu mengusung sistem Hybrid Rental Pool, di mana pendapatan sewa dibagi secara transparan. Melalui konsep Flexible Owner Stays, pemilik dapat menginap kapan saja tanpa batasan waktu. Baca juga: Prospek Kian Cerah, Pendapatan Sektor Properti di Bali Capai Rp2,7 Triliun
Untuk mendukung gaya hidup sehat serta kenyamanan penghuni, The Ease Canggu dilengkapi fasilitas wellness center yang mencakup Rooftop pool, Sauna & cold plunge, Gym & jogging track dan Massage room. “Semua unit akan dikelola dengan layanan hospitality standar bintang 5, menghadirkan pengalaman tinggal setara hotel mewah,” tambahnya.
Dengan ketersediaan unit yang terbatas, lokasi strategis, dan konsep yang ikonik, The Ease Canggu menjadi pilihan menarik bagi investor maupun end-user yang mencari hunian eksklusif di Bali. Tidak hanya estetik, tapi juga memberikan nilai investasi jangka panjang.
Berlokasi di Jalan Pantai Batu Mejan, The Ease Canggu menempati area strategis. Hanya 800 meter dari pantai Batu Mejan dengan akses langsung dari jalan utama. Berdiri di atas lahan seluas 6.800 meter persegi, proyek ini memadukan ketenangan alam dengan kedekatan terhadap pusat gaya hidup Canggu. Baca juga: 5 Miliarder Perempuan Terkaya di Dunia dari Properti, Paling Tajir Rp210,7 Triliun
CEO Murino Group, Efrat Tio mengatakan, pembangunan The Ease Canggu mengedepankan prinsip keberlanjutan . Proyek ini tidak mengalihfungsikan lahan hijau atau sawah, melainkan merevitalisasi area vila lama. Infrastruktur drainase modern juga telah dipersiapkan untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekitar.
Progres konstruksi telah mencapai 50% dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Hunian ini terbagi menjadi 25 unit Freehold Villas (2–4 kamar tidur), lengkap dengan kolam renang pribadi dan parkir basement pribadi. Sedangkan Leasehold Apartments terdiri dari 24 unit (1–2 kamar tidur), semuanya dilengkapi ensuite bathroom, balkon pribadi, dan masa sewa hingga 80 tahun dengan opsi perpanjangan.
Setiap vila didesain untuk menghadirkan kenyamanan maksimal, dengan kamar setara master bedroom dan bukaan langsung ke taman belakang. Menjamin cahaya alami dan sirkulasi udara yang optimal.
Harga villa dipasarkan mulai dari Rp10-18 miliar, sedangkan apartemen dibanderol Rp3-6 miliar. Didukung pasar sewa jangka pendek yang kuat di Bali, properti ini diproyeksikan mampu memberikan ROI 10–12% per tahun.
Efrat Tio menjelaskan The Ease Canggu mengusung sistem Hybrid Rental Pool, di mana pendapatan sewa dibagi secara transparan. Melalui konsep Flexible Owner Stays, pemilik dapat menginap kapan saja tanpa batasan waktu. Baca juga: Prospek Kian Cerah, Pendapatan Sektor Properti di Bali Capai Rp2,7 Triliun
Untuk mendukung gaya hidup sehat serta kenyamanan penghuni, The Ease Canggu dilengkapi fasilitas wellness center yang mencakup Rooftop pool, Sauna & cold plunge, Gym & jogging track dan Massage room. “Semua unit akan dikelola dengan layanan hospitality standar bintang 5, menghadirkan pengalaman tinggal setara hotel mewah,” tambahnya.
Dengan ketersediaan unit yang terbatas, lokasi strategis, dan konsep yang ikonik, The Ease Canggu menjadi pilihan menarik bagi investor maupun end-user yang mencari hunian eksklusif di Bali. Tidak hanya estetik, tapi juga memberikan nilai investasi jangka panjang.
(poe)
Lihat Juga :