Badai Likuidasi Hantam Pasar Kripto, Bagaimana Strategi Investasi yang Tepat?
Minggu, 28 September 2025 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Antony juga menekankan pentingnya pengelolaan risiko di tengah fluktuasi harga kripto. "Investor harus memantau pergerakan pasar secara disiplin serta memanfaatkan data on-chain untuk menyusun strategi yang tepat," ujarnya.
Baca Juga: Industri Kripto Setor Pajak Rp1,2 Triliun, Indodax Sumbang 38,6%
Ia meyakini, meski tekanan jual besar, dukungan institusional dan kepastian regulasi tetap menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan pasar kripto dalam jangka panjang. Hal ini membuka peluang harga BTC menembus level usd 125.000 apabila sentimen institusional kembali menguat.
Lebih jauh, Antony mengingatkan investor untuk tetap melakukan diversifikasi portofolio. Menurutnya, strategi beli bertahap atau dollar-cost averaging (DCA) bisa menjadi pilihan di tengah harga kripto yang sedang tertekan. "Bagi investor jangka panjang, volatilitas ini bukan sekadar risiko, tetapi peluang untuk memperkuat posisi secara konsisten," ujar Antony.
Baca Juga: Industri Kripto Setor Pajak Rp1,2 Triliun, Indodax Sumbang 38,6%
Ia meyakini, meski tekanan jual besar, dukungan institusional dan kepastian regulasi tetap menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan pasar kripto dalam jangka panjang. Hal ini membuka peluang harga BTC menembus level usd 125.000 apabila sentimen institusional kembali menguat.
Lebih jauh, Antony mengingatkan investor untuk tetap melakukan diversifikasi portofolio. Menurutnya, strategi beli bertahap atau dollar-cost averaging (DCA) bisa menjadi pilihan di tengah harga kripto yang sedang tertekan. "Bagi investor jangka panjang, volatilitas ini bukan sekadar risiko, tetapi peluang untuk memperkuat posisi secara konsisten," ujar Antony.
(nng)
Lihat Juga :