DPR Tuding Emas Langka Akibat Ada Permainan, Ini Jawaban Bos Antam

Senin, 29 September 2025 - 16:43 WIB
loading...
DPR Tuding Emas Langka...
PT Antam menjelaskan terkait kelangkaan emas yang sempat terjadi di pasaran. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Achmad Ardianto memberikan penjelasan terkait kelangkaan emas Antam yang sempat terjadi di pasaran, menanggapi tudingan anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian. Ardianto menegaskan persoalan tersebut bukan karena ada permainan, tapi keterbatasan modal kerja perusahaan.

Menurut dia emas merupakan komoditas dengan harga tinggi dan fluktuatif, jika Antam membeli dan menyimpan stok dalam jumlah besar tidak menguntungkan karena perusahaan tidak bisa memprediksi pergerakan harga.

"Kesulitan Antam dalam hal jual beli emas itu adalah modal kerja," ujar Ardianto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR di Jakarta, Senin (29/9).

Baca Juga: Terungkap Antam Impor 30 Ton Emas Per Tahun, Ini 2 Negara Asalnya

Dia menjelaskan, sistem distribusi emas Antam selama ini tergantung pada pihak luar karena keterbatasan modal perusahaan. Penjualan emas lebih banyak ditopang oleh mitra usaha atau wholesaler yang memiliki modal besar.

"Antam dulu nggak punya modal sehingga yang menjualkan emas ke lapangan adalah orang-orang yang punya uang. Itulah wholesaler yang membantu Antam menjualkan ke toko emas," ujarnya.

Melalui skema tersebut, sekitar 70 persen produksi emas Antam dijual ke wholesaler. Sementara stok yang dikelola langsung oleh Antam hanya sekitar 30 persen, yang didistribusikan ke 15 butik resmi Antam di seluruh Indonesia. "Betul, memang kemampuan modal kerja kami hanya sekitar 30 persen," kata Ardianto saat dikonfirmasi soal kelangkaan stok di butik.

Dia mengungkapkan kelangkaan emas semakin diperparah oleh terhambatnya proses pengadaan bahan baku. Dalam beberapa bulan terakhir, Antam kesulitan melakukan impor emas, sementara pasokan dari tambang lokal tidak tersedia karena tidak ada kewajiban bagi perusahaan tambang untuk menjual emasnya ke Antam. "Sourcing kami sulit, impor tidak bisa, dalam negeri tidak ada yang mau jual, bahan baku kami susah," paparnya.

Baca Juga: Lonjakan Harga Emas Antam Tak Terbendung, Hari Ini Tembus Rp2.198.000 per Gram

Ardianto menegaskan, jika pasokan emas dapat diamankan, Antam mampu mempercepat proses produksi dan distribusi sehingga ketersediaan emas di pasar bisa kembali normal. "Begitu bahan baku secured, kami bisa langsung produksi dan distribusi," ucapnya.

Kawendra Lukistian dalam rapat tersebut menyoroti kelangkaan emas Antam yang dirasakan masyarakat. "Kepastian apa karena ada permainan? Karena saya dapat kabar stok emas susah, cuma bisa 20 persen paling," tegasnya.

Politikus Gerindra tersebut juga mengingatkan bahwa kelangkaan emas berpotensi menimbulkan inflasi yang tidak terkendali. Ia meminta agar Antam mengecek kembali jalur distribusi dan memastikan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat. "Kalau begini kan permainan, nunggu harga naik. Ini nyumbang inflasi gila-gilaan. Tolong dicek, mungkin ada masalah di bawah," kata Kawendra.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Rekomendasi
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved