Paket Stimulus 8+4+5 Berjalan hingga Akhir Tahun, Program Magang Berbayar Dibuka 15 Oktober
Rabu, 01 Oktober 2025 - 14:46 WIB
loading...
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, bahwa paket stimulus ekonomi 8+5+5 akan terus dijalankan hingga akhir tahun 2025. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, bahwa paket stimulus ekonomi 8 Program Akselerasi Program 2025, 4 Program dilanjutkan di 2026 dan 5 Program Penyerapan Tenaga Kerja (8+5+5) akan terus dijalankan hingga akhir tahun 2025. Hal ini menyusul proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,2%.
Dalam konferensi usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama sejumlah Menteri di Wisma Danantara, Jakarta Selatan pada Rabu (1/10/2025) siang, Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan pelaksanaan sejumlah program strategis pada kuartal keempat tahun ini.
Salah satunya adalah program magang berbayar bagi lulusan baru atau fresh graduate melalui platform Siap Kerja, yang akan mulai menerima pendaftaran dalam waktu dekat. Menko Airlangga menyebut pendaftaran akan dibuka di sejumlah perusahaan, baik di perusahaan BUMN maupun swasta.
Baca Juga: Daftar Lengkap Stimulus Ekonomi 8+4+5 Senilai Rp16,23 Triliun di Semester II-2025
"Magang Fresh Graduate sistemnya, Siap Kerja, sudah siap dan ini mulai saat sekarang sampai dengan tanggal 15 nanti itu adalah upload daripada demand side. Jadi perusahaan-perusahaan baik itu BUMN, perusahaan swasta yang tergabung dalam Kadin, perusahaan-perusahaan masuk di dalam sistem Siap Kerja dan sistem ini akan dibuka untuk pendaftar pada tanggal 15 Oktober," lanjutnya.
Airlangga juga mengumumkan insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 untuk sektor pariwisata, di mana pekerja dengan gaji di bawah Rp10 juta akan mendapatkan pembebasan pajak. Kebijakan ini diperkirakan mencakup 552 ribu pekerja di hotel, restoran, dan kafe.
Sektor transportasi turut mendapatkan perhatian, dengan diskon iuran JKK-JKN sebesar 50% bagi 731 ribu pekerja. Pemerintah juga mempersiapkan stimulus perumahan yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dengan target 1.500 unit rumah, serta program padat karya di kementerian Pekerjaan Umum dan sektor Kementerian Perhubungan untuk menyerap hingga 215 ribu tenaga kerja.
"Kemudian bantuan pangan untuk 18,3 juta keluarga penerima manfaat ini juga sedang disiapkan dan akan segera diluncurkan. Terkait dengan beras dan juga terkait dengan minyak goreng yang sebesar 2 liter per bulan, sehingga itu menjadi 4 liter minyak kita," ucapnya.
Di sisi lain, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah juga menyiapkan insentif transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, seperti diskon 30% untuk tiket kereta api bagi 1,5 juta penumpang dan potongan tarif angkutan laut Pelni sebesar 20% untuk 405 ribu penumpang.
Layanan ASDP menargetkan 227 ribu penumpang dan hampir 500 ribu kendaraan mendapat diskon tarif pelabuhan. Untuk penerbangan, diskon tiket akan diberikan mulai 22 Oktober hingga 10 Januari 2026, menyasar 36 juta penumpang. Pemerintah juga akan menanggung PPN serta memberikan diskon bahan bakar pesawat (avtur) sehingga harga tiket bisa turun 12–14%.
Sejumlah program strategis akan dilanjutkan hingga 2026, termasuk pembebasan PPh Pasal 21 di sektor padat karya dan pariwisata, serta insentif PPN DTP untuk perumahan hingga Rp2 miliar. Pemerintah juga menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan senilai Rp130 triliun.
UMKM akan terus mendapatkan tarif PPh final sebesar 0,5% untuk omzet hingga Rp4,8 miliar, berlaku hingga 2029. Pemerintah juga membahas berbagai program unggulan, termasuk penguatan koperasi Merah Putih, program desa nelayan, pertanian, serta proyek perluasan tambak di Pantura seluas 20 ribu hektare.
Baca Juga: Program Magang Digaji Rp3,3 Juta Bakal Meluncur Oktober, Ini Tanggalnya
Menko Airlangga mengungkapkan, pemerintah mendorong akselerasi belanja di 12 kementerian/lembaga serta optimalisasi program seperti makan bergizi gratis dan dukungan bagi UMKM. Pemerintah juga menyiapkan stimulus tambahan untuk kuartal IV sebagai bantalan sosial, menjangkau hingga desil keempat atau lebih dari 30 juta KPM.
"Selain itu juga event-event retail yang sudah diumumkan terkait dengan Harbolnas tanggal 10 sampai 16 itu diperkirakan UMKM yang terlibat itu bisa meng-create demand sebesar 35 triliun rupiah kemudian belanja diskon Indonesia dan retail epic sales," ungkapnya.
Dalam konferensi usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama sejumlah Menteri di Wisma Danantara, Jakarta Selatan pada Rabu (1/10/2025) siang, Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan pelaksanaan sejumlah program strategis pada kuartal keempat tahun ini.
Salah satunya adalah program magang berbayar bagi lulusan baru atau fresh graduate melalui platform Siap Kerja, yang akan mulai menerima pendaftaran dalam waktu dekat. Menko Airlangga menyebut pendaftaran akan dibuka di sejumlah perusahaan, baik di perusahaan BUMN maupun swasta.
Baca Juga: Daftar Lengkap Stimulus Ekonomi 8+4+5 Senilai Rp16,23 Triliun di Semester II-2025
"Magang Fresh Graduate sistemnya, Siap Kerja, sudah siap dan ini mulai saat sekarang sampai dengan tanggal 15 nanti itu adalah upload daripada demand side. Jadi perusahaan-perusahaan baik itu BUMN, perusahaan swasta yang tergabung dalam Kadin, perusahaan-perusahaan masuk di dalam sistem Siap Kerja dan sistem ini akan dibuka untuk pendaftar pada tanggal 15 Oktober," lanjutnya.
Airlangga juga mengumumkan insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 untuk sektor pariwisata, di mana pekerja dengan gaji di bawah Rp10 juta akan mendapatkan pembebasan pajak. Kebijakan ini diperkirakan mencakup 552 ribu pekerja di hotel, restoran, dan kafe.
Sektor transportasi turut mendapatkan perhatian, dengan diskon iuran JKK-JKN sebesar 50% bagi 731 ribu pekerja. Pemerintah juga mempersiapkan stimulus perumahan yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dengan target 1.500 unit rumah, serta program padat karya di kementerian Pekerjaan Umum dan sektor Kementerian Perhubungan untuk menyerap hingga 215 ribu tenaga kerja.
"Kemudian bantuan pangan untuk 18,3 juta keluarga penerima manfaat ini juga sedang disiapkan dan akan segera diluncurkan. Terkait dengan beras dan juga terkait dengan minyak goreng yang sebesar 2 liter per bulan, sehingga itu menjadi 4 liter minyak kita," ucapnya.
Di sisi lain, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah juga menyiapkan insentif transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, seperti diskon 30% untuk tiket kereta api bagi 1,5 juta penumpang dan potongan tarif angkutan laut Pelni sebesar 20% untuk 405 ribu penumpang.
Layanan ASDP menargetkan 227 ribu penumpang dan hampir 500 ribu kendaraan mendapat diskon tarif pelabuhan. Untuk penerbangan, diskon tiket akan diberikan mulai 22 Oktober hingga 10 Januari 2026, menyasar 36 juta penumpang. Pemerintah juga akan menanggung PPN serta memberikan diskon bahan bakar pesawat (avtur) sehingga harga tiket bisa turun 12–14%.
Sejumlah program strategis akan dilanjutkan hingga 2026, termasuk pembebasan PPh Pasal 21 di sektor padat karya dan pariwisata, serta insentif PPN DTP untuk perumahan hingga Rp2 miliar. Pemerintah juga menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan senilai Rp130 triliun.
UMKM akan terus mendapatkan tarif PPh final sebesar 0,5% untuk omzet hingga Rp4,8 miliar, berlaku hingga 2029. Pemerintah juga membahas berbagai program unggulan, termasuk penguatan koperasi Merah Putih, program desa nelayan, pertanian, serta proyek perluasan tambak di Pantura seluas 20 ribu hektare.
Baca Juga: Program Magang Digaji Rp3,3 Juta Bakal Meluncur Oktober, Ini Tanggalnya
Menko Airlangga mengungkapkan, pemerintah mendorong akselerasi belanja di 12 kementerian/lembaga serta optimalisasi program seperti makan bergizi gratis dan dukungan bagi UMKM. Pemerintah juga menyiapkan stimulus tambahan untuk kuartal IV sebagai bantalan sosial, menjangkau hingga desil keempat atau lebih dari 30 juta KPM.
"Selain itu juga event-event retail yang sudah diumumkan terkait dengan Harbolnas tanggal 10 sampai 16 itu diperkirakan UMKM yang terlibat itu bisa meng-create demand sebesar 35 triliun rupiah kemudian belanja diskon Indonesia dan retail epic sales," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :