Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Kamis, 02 Oktober 2025 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
“Sejarah menunjukkan penutupan pemerintah yang berlangsung hingga beberapa pekan pada akhirnya hanya memberikan dampak terbatas bagi ekonomi dan pasar keuangan, setelah pemerintah kembali dibuka,” tulis Wells Fargo dalam riset terbarunya.
Namun sejumlah analis memperingatkan risiko lengah. “Berbahaya jika investor mengandalkan pola pergerakan aset pada shutdown sebelumnya. Kondisi pasar tenaga kerja yang melambat serta potensi PHK lebih luas bisa memicu pelemahan saham maupun imbal hasil obligasi,” ujar Peter Corey, Co-Founder sekaligus Chief Market Strategist Pave Finance.
Di sisi lain, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed (bank sentral AS) semakin meningkat setelah data tenaga kerja sektor swasta menunjukkan pelemahan tajam.
Perusahaan di AS tercatat memangkas 32.000 pekerjaan pada September, penurunan terbesar sejak Maret 2023. Data Agustus juga direvisi turun, dari awalnya bertambah 54.000 pekerjaan menjadi justru kehilangan 3.000 pekerjaan.
Baca Juga: 3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Namun sejumlah analis memperingatkan risiko lengah. “Berbahaya jika investor mengandalkan pola pergerakan aset pada shutdown sebelumnya. Kondisi pasar tenaga kerja yang melambat serta potensi PHK lebih luas bisa memicu pelemahan saham maupun imbal hasil obligasi,” ujar Peter Corey, Co-Founder sekaligus Chief Market Strategist Pave Finance.
Di sisi lain, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed (bank sentral AS) semakin meningkat setelah data tenaga kerja sektor swasta menunjukkan pelemahan tajam.
Perusahaan di AS tercatat memangkas 32.000 pekerjaan pada September, penurunan terbesar sejak Maret 2023. Data Agustus juga direvisi turun, dari awalnya bertambah 54.000 pekerjaan menjadi justru kehilangan 3.000 pekerjaan.
Baca Juga: 3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Lihat Juga :