25 Tahun Lagi, India Bakal Menjadi Konsumen Minyak Terbesar di Dunia

Selasa, 07 Oktober 2025 - 22:33 WIB
loading...
25 Tahun Lagi, India...
India diperkirakan akan menjadi konsumen minyak terbesar di dunia pada tahun 2050. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - India diperkirakan akan menjadi konsumen minyak mentah terbesar di dunia pada tahun 2050, seperti diungkapkan oleh kepala ekonom perusahaan raksasa energi BP. Negara Asia Selatan itu saat ini merupakan importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, serta importir LNG terbesar keempat.

Permintaan minyak India diproyeksikan meningkat dari 5,4 juta barel per hari (bph) menjadi 9,1 juta bph pada tahun 2050. Sementara itu penggunaan gas alam diproyeksikan bakal naik menjadi 153 miliar meter kubik dari 63 miliar meter kubik.

"Jadi ketika kita memikirkan apa yang mendorong energi global, India berada di pusat proses tersebut," kata Spencer Dale dari BP saat mempresentasikan Outlook Energi 2025 perusahaan seperti dilansir PTI.

Baca Juga: Siap-siap! Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100/Barel Tanpa Minyak Mentah Rusia

Pada pekan lalu, S&P Global Ratings mengatakan dalam sebuah laporan bahwa negara Asia Selatan ini siap menjadi pemain besar berikutnya di industri petrokimia global. Sejak Februari 2022, Rusia telah menjadi pemasok minyak utama India, menyumbang 40% dari impor minyak mentahnya.

Pada bulan Agustus, Wakil Menteri Energi Pertama, Pavel Sorokin mengatakan, bahwa cadangan minyak Rusia berada sekitar 31 miliar ton dan menargetkan volume produksi minyak sebesar 540 juta ton pada tahun 2030.

Cadangan minyak Rusia pada tingkat produksi saat ini, bakal mencakup untuk lebih dari 65 tahun, dan cadangan gas alam diperkirakan akan bertahan selama 100 tahun, menurut analis. Pada bulan Februari, Sorokin mengatakan, kepada RT di India Energy Week bahwa Moskow melihat India sebagai pasar utama untuk LNG.

Baca Juga: AS Siap Gantikan Rusia, Pasok Semua Gas dan Minyak di Uni Eropa

“India adalah salah satu titik terjauh untuk LNG kami. Sebelumnya kami tidak memiliki LNG cadangan untuk dikontrakkan dengan mitra India, tetapi ini sedang berubah. Kami sedang memperluas pasar LNG, meluncurkan proyek-proyek baru, dan berharap India akan menjadi mitra dagang utama di bidang ini,” ujarnya.

New Delhi terus mengimpor minyak mentah Rusia meskipun Presiden AS Donald Trump mengenakan sanksi sebesar 25% pada sebagian besar ekspor India untuk perdagangan minyaknya dengan Rusia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved