Selain Liburan di Tanjung Lesung, Sandiaga Uno Bahas Cara UMKM Naik Kelas
Rabu, 08 Oktober 2025 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia kunci pertama adalah menjaga kualitas dan konsistensi produk, disertai kemasan yang menarik. "Kalau kualitas bagus dan kemasan keren, nilai jualnya pasti naik," katanya. Langkah berikutnya memahami pasar sebelum mengakses modal pengembangan usaha.
Ia juga menilai, aksesibilitas menjadi faktor penting dalam memperluas pasar. Dengan pembangunan Tol Serang–Panimbang yang ditargetkan rampung pada 2026, konektivitas ke wilayah wisata Tanjung Lesung akan jauh lebih mudah. "Masalah akses ini segera terpecahkan, tinggal kita siapkan kualitas dan daya saing produk UMKM-nya," ujarnya.
Sandiaga menambahkan, pelatihan dan pendampingan menjadi kunci utama bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing. "Dalam bisnis, cash is king dan packaging is queen. Kalau dua hal itu kuat, UMKM bisa membangun ‘kingdom’-nya sendiri," ucapnya.
Selain membahas UMKM, Sandiaga juga mendorong pelaku pariwisata mengadaptasi konsep 3S baru, spiritual, sustainability, dan serenity, yang menggantikan 3S lama (sun, sea, sand). Menurutnya, Tanjung Lesung sudah memenuhi tiga unsur itu, tinggal pelaku UMKM menyesuaikan produk yang relevan dengan wisata berbasis keseimbangan dan ketenangan.
Baca Juga: Buka Lapangan Kerja, Emak-emak Ikut Pelatihan Usaha Mandiri ala Sandiaga Uno
Senada dengan Sandiaga, Arief Yahya menilai pengembangan Tanjung Lesung sangat bergantung pada infrastruktur akses. “Game changer-nya itu jalan tol. Kalau tol Serang–Panimbang selesai di 2026, baru Tanjung Lesung bisa meledak seperti Nusa Dua di Bali,” ujarnya.
Ia juga menilai, aksesibilitas menjadi faktor penting dalam memperluas pasar. Dengan pembangunan Tol Serang–Panimbang yang ditargetkan rampung pada 2026, konektivitas ke wilayah wisata Tanjung Lesung akan jauh lebih mudah. "Masalah akses ini segera terpecahkan, tinggal kita siapkan kualitas dan daya saing produk UMKM-nya," ujarnya.
Sandiaga menambahkan, pelatihan dan pendampingan menjadi kunci utama bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing. "Dalam bisnis, cash is king dan packaging is queen. Kalau dua hal itu kuat, UMKM bisa membangun ‘kingdom’-nya sendiri," ucapnya.
Selain membahas UMKM, Sandiaga juga mendorong pelaku pariwisata mengadaptasi konsep 3S baru, spiritual, sustainability, dan serenity, yang menggantikan 3S lama (sun, sea, sand). Menurutnya, Tanjung Lesung sudah memenuhi tiga unsur itu, tinggal pelaku UMKM menyesuaikan produk yang relevan dengan wisata berbasis keseimbangan dan ketenangan.
Baca Juga: Buka Lapangan Kerja, Emak-emak Ikut Pelatihan Usaha Mandiri ala Sandiaga Uno
Senada dengan Sandiaga, Arief Yahya menilai pengembangan Tanjung Lesung sangat bergantung pada infrastruktur akses. “Game changer-nya itu jalan tol. Kalau tol Serang–Panimbang selesai di 2026, baru Tanjung Lesung bisa meledak seperti Nusa Dua di Bali,” ujarnya.
Lihat Juga :