Selain Liburan di Tanjung Lesung, Sandiaga Uno Bahas Cara UMKM Naik Kelas

Rabu, 08 Oktober 2025 - 10:35 WIB
loading...
Selain Liburan di Tanjung...
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kembali mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kembali mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten, Jumat (3/10) malam. Namun kali ini, kedatangannya bukan semata untuk berlibur, melainkan juga untuk berbagi pengalaman kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa naik kelas.

Selama dua hari di kawasan pantai seluas 1.500 hektare itu, Sandiaga menikmati suasana alam sambil berolahraga dan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Ia sempat berlari pagi ke Bandara Salakanagara, melepasliarkan penyu di Pantai Lalassa, hingga bermain golf di Tanjung Lesung Golf Course.

"Rasanya healing banget di sini. Refreshing tapi nggak bikin kantong kering," ujar Sandiaga dalam pernyataannya, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga: Sulap Talas Jadi Cuan, Sandi Uno: Ibu-ibu Bogor Utara Buka Lapangan Kerja

Selain menikmati keindahan pantai, Sandiaga juga berdiskusi dengan manajemen KEK Tanjung Lesung terkait rencana pengembangan kawasan pasca-periode kepemimpinannya di Kemenparekraf. Pembahasan difokuskan pada peluang kerja sama proyek masa depan melalui skema public private partnership.

Di sela kunjungan, Sandiaga menjadi narasumber pada talkshow bertajuk UMKM Banten Leadership Gathering, bersama mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Di hadapan sekitar seratus pelaku UMKM Pandeglang, Sandiaga memaparkan langkah-langkah agar usaha kecil bisa tumbuh berkelanjutan dan naik kelas.

Menurut dia kunci pertama adalah menjaga kualitas dan konsistensi produk, disertai kemasan yang menarik. "Kalau kualitas bagus dan kemasan keren, nilai jualnya pasti naik," katanya. Langkah berikutnya memahami pasar sebelum mengakses modal pengembangan usaha.

Ia juga menilai, aksesibilitas menjadi faktor penting dalam memperluas pasar. Dengan pembangunan Tol Serang–Panimbang yang ditargetkan rampung pada 2026, konektivitas ke wilayah wisata Tanjung Lesung akan jauh lebih mudah. "Masalah akses ini segera terpecahkan, tinggal kita siapkan kualitas dan daya saing produk UMKM-nya," ujarnya.

Sandiaga menambahkan, pelatihan dan pendampingan menjadi kunci utama bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing. "Dalam bisnis, cash is king dan packaging is queen. Kalau dua hal itu kuat, UMKM bisa membangun ‘kingdom’-nya sendiri," ucapnya.

Selain membahas UMKM, Sandiaga juga mendorong pelaku pariwisata mengadaptasi konsep 3S baru, spiritual, sustainability, dan serenity, yang menggantikan 3S lama (sun, sea, sand). Menurutnya, Tanjung Lesung sudah memenuhi tiga unsur itu, tinggal pelaku UMKM menyesuaikan produk yang relevan dengan wisata berbasis keseimbangan dan ketenangan.

Baca Juga: Buka Lapangan Kerja, Emak-emak Ikut Pelatihan Usaha Mandiri ala Sandiaga Uno

Senada dengan Sandiaga, Arief Yahya menilai pengembangan Tanjung Lesung sangat bergantung pada infrastruktur akses. “Game changer-nya itu jalan tol. Kalau tol Serang–Panimbang selesai di 2026, baru Tanjung Lesung bisa meledak seperti Nusa Dua di Bali,” ujarnya.

Arief juga menekankan pentingnya komitmen kepala daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata. "Kalau pemimpinnya tidak komitmen, pelaku di bawahnya juga sulit berkembang," katanya. Ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan Pandeglang karena ayahnya berasal dari daerah itu, sehingga merasa terpanggil membantu pengembangan wisata setempat.

Direktur Utama KEK Tanjung Lesung Poernomo Siswoprasetijo yang hadir dalam acara itu disebut Arief sebagai “orchestrator pariwisata Banten”. Poernomo mengaku siap menjadi penggerak utama kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat kemajuan pariwisata dan UMKM di Pandeglang.

"Tanjung Lesung siap bekerja sama dengan semua pihak. Harapan kami hanya satu: pariwisata dan UMKM tumbuh bersama, dan masyarakat Pandeglang makin sejahtera," ujar Poernomo.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Liburan ke Eropa Makin...
Liburan ke Eropa Makin Terjangkau, Ini Destinasi Favorit dan Tips Hemat untuk Pemula
Rekomendasi
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Berita Terkini
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Infografis
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved