Bali Jadi Pembuka Gelaran ICTM, Kemenparekraf Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan
Minggu, 13 September 2020 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Kemenparekraf pun terus mengampanyekan penerapan protokol kesehatan berbasis Clean, Halth, Safety, dan Environmental Sustainability (CHSE) bagi wisatawan maupun pengelola destinasi wisata. “Kami mengapresiasi digelarnya ICTM. Dengan demikian, perlahan tapi pasti pariwisata kita akan membaik,” kata Titik.
ICTM rencananya akan digelar pertengahan September hingga Desember 2020 mendatang. Pada ajang ini, MNC media menjadi media partner dalam penyelenggaraan ICTM di Jakarta, Bogor, Bali, Yogyakarta dan Medan.
Bali dalam hal ini menjadi tuan rumah dan acara pembuka penyelenggaraan ICTM. Ratusan pengelola wisata, tour and travel akan terlibat dalam gelaran acara ini.
Event Director ICTM, Johanes Chang menyambut baik dipilihnya Pulau Dewata dalam penyelenggaraan ICTM ini. Dia melihat kesuksesan acara ini akan dilihat dari Bali yang merupakan garda terdepan pariwisata. “Bali sebagai garda terdepan, ada banyak yang terdampak dalam kondisi ini, salah satunya bali,” ucapnya. (Baca juga: Bangkitkan Industri MICE, Kemenparekraf Gandeng Global Mediacom Gelar ICTM 2020 di 5 Kota )
Lebih lanjut, Johanes melihat ada perubahan market yang akan terjadi saat pandemik ini. Terlebih saat ini 90 persen devisa dan ekonomi di Bali bersumber dari sektor wisata. Artinya, saat wisata Bali terpuruk, sektor lainnya bakal terdampak juga.
ICTM rencananya akan digelar pertengahan September hingga Desember 2020 mendatang. Pada ajang ini, MNC media menjadi media partner dalam penyelenggaraan ICTM di Jakarta, Bogor, Bali, Yogyakarta dan Medan.
Bali dalam hal ini menjadi tuan rumah dan acara pembuka penyelenggaraan ICTM. Ratusan pengelola wisata, tour and travel akan terlibat dalam gelaran acara ini.
Event Director ICTM, Johanes Chang menyambut baik dipilihnya Pulau Dewata dalam penyelenggaraan ICTM ini. Dia melihat kesuksesan acara ini akan dilihat dari Bali yang merupakan garda terdepan pariwisata. “Bali sebagai garda terdepan, ada banyak yang terdampak dalam kondisi ini, salah satunya bali,” ucapnya. (Baca juga: Bangkitkan Industri MICE, Kemenparekraf Gandeng Global Mediacom Gelar ICTM 2020 di 5 Kota )
Lebih lanjut, Johanes melihat ada perubahan market yang akan terjadi saat pandemik ini. Terlebih saat ini 90 persen devisa dan ekonomi di Bali bersumber dari sektor wisata. Artinya, saat wisata Bali terpuruk, sektor lainnya bakal terdampak juga.
Lihat Juga :