Menkeu Purbaya Ingin Saham Gorengan Ditertibkan, Janjikan Insentif ke BEI dan OJK

Jum'at, 10 Oktober 2025 - 20:52 WIB
loading...
Menkeu Purbaya Ingin...
Menkeu Purbaya menyatakan bahwa pemberian insentif pasar modal akan sangat bergantung pada keseriusan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK dalam menertibkan praktik-praktik saham gorengan dan manipulasi pasar. Foto/Dok
A A A
BOGOR - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemberian insentif untuk pasar modal akan sangat bergantung pada keseriusan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menertibkan praktik-praktik saham gorengan dan manipulasi pasar. Purbaya menegaskan bahwa agenda utama pasar modal saat ini bukanlah insentif, melainkan penegakan integritas.

"Saya ekspektasi dalam setahun akan banyak tuh gorengan, apa penggoreng-penggoreng saham sana yang dihukum oleh Bursa maupun OJK," kata Purbaya dalam sesi media gathering via Zoom, Jumat (10/10/2025).

Purbaya mengaku ikut memonitor pergerakan saham dan memiliki informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam praktik penggorengan. Baca Juga: Purbaya Pamer Kinerja Sebulan Jabat Menkeu: Tuh IHSG Sudah Naik Kencang

"Kalau selama setahun bersih-bersih aja, sementara saya bisa lihat saham digoreng, saya kan mengamati pasar saham juga ya. Ada yang menggoreng-goreng, sebagian saya kenal, kebanyakan ya. Yang ikut bukan main-main, bukan market maker tapi yang ikut. Ada yang lapor saya juga, kalau masih kejadian, nanti kita tanya ke bursa bagaimana penindakannya," jelasnya.

Purbaya menyoroti bahwa selama puluhan tahun, kasus manipulasi saham banyak terjadi, namun penindakan hukumnya minim. Ia menyebut kasus besar seperti Asabri dan Jiwasraya juga sebagian melibatkan praktik penggorengan saham.

Menurut Purbaya, jika praktik curang ini tidak dibersihkan, minat investasi dari generasi muda (Gen Z) yang kini menyumbang 5% investor bisa hilang, dan pasar modal Indonesia tidak akan bisa berkembang lagi. Sebaliknya jika pasar modal ditertibkan, investor muda akan berani masuk karena mereka percaya adanya fair game.

"Tapi kalau dirapikan maka mereka akan berani masuk ke pasar saham karena mereka pikir akan berpendapat bahwa di sana fair game, permainannya fair. Ada yang kalah, ada yang naik, ada yang turun tapi enggak dimanipulasi sama kalangan tertentu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved