Kopdes Merah Putih Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
Selasa, 21 Oktober 2025 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
"Sistem informasi manajemen koperasi desa kami kembangkan untuk memberikan transparansi penuh. Pengawasan dilakukan dari dalam melalui struktur koperasi, dan dari luar melalui aplikasi dan aparat terkait," ucapnya.
Kedaulatan Pangan
Bukan hanya ketahanan pangan, Ferry menegaskan, Kopdes Merah Putih juga berperan dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Kedaulatan pangan berarti ketersediaan pangan yang diproduksi oleh Indonesia sendiri.
"Koperasi akan menjadi pengumpul hasil pangan lokal. Gabah, beras, sayuran, buah, dan produk pertanian lainnya dapat dikumpulkan dan dipasarkan dengan lebih efisien. Ini akan memenuhi gudang Bulog dengan produk dalam negeri," katanya.
Peran koperasi juga akan membantu pencapaian target swasembada pangan berkelanjutan sebagai bagian dari Asta Cita kedua pemerintahan Prabowo, yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Baca Juga: Bupati Serang Berikan Akta 326 Kopdes Merah Putih hingga Jadi Percontohan Nasional
Ferry mengakui bahwa implementasi program ini memerlukan waktu dan kesabaran. Sejumlah tantangan teknis seperti tingkat literasi digital masyarakat desa yang masih rendah perlu diatasi secara bertahap.
Namun dia optimistis bahwa dalam satu hingga dua tahun ke depan, manfaat dari program ini akan mulai terlihat nyata. Desa akan memiliki aset baru, masyarakat akan mendapat penghasilan tambahan, dan pertumbuhan ekonomi akan terdistribusi lebih merata.
"Ini adalah kesempatan sejarah untuk menyelesaikan masalah mendasar desa setelah 80 tahun merdeka. Pemerintah, desa, dan masyarakat harus bersama-sama menjadikan koperasi ini mandiri dan sejahtera," tutup Ferry.
Kedaulatan Pangan
Bukan hanya ketahanan pangan, Ferry menegaskan, Kopdes Merah Putih juga berperan dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Kedaulatan pangan berarti ketersediaan pangan yang diproduksi oleh Indonesia sendiri.
"Koperasi akan menjadi pengumpul hasil pangan lokal. Gabah, beras, sayuran, buah, dan produk pertanian lainnya dapat dikumpulkan dan dipasarkan dengan lebih efisien. Ini akan memenuhi gudang Bulog dengan produk dalam negeri," katanya.
Peran koperasi juga akan membantu pencapaian target swasembada pangan berkelanjutan sebagai bagian dari Asta Cita kedua pemerintahan Prabowo, yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Baca Juga: Bupati Serang Berikan Akta 326 Kopdes Merah Putih hingga Jadi Percontohan Nasional
Ferry mengakui bahwa implementasi program ini memerlukan waktu dan kesabaran. Sejumlah tantangan teknis seperti tingkat literasi digital masyarakat desa yang masih rendah perlu diatasi secara bertahap.
Namun dia optimistis bahwa dalam satu hingga dua tahun ke depan, manfaat dari program ini akan mulai terlihat nyata. Desa akan memiliki aset baru, masyarakat akan mendapat penghasilan tambahan, dan pertumbuhan ekonomi akan terdistribusi lebih merata.
"Ini adalah kesempatan sejarah untuk menyelesaikan masalah mendasar desa setelah 80 tahun merdeka. Pemerintah, desa, dan masyarakat harus bersama-sama menjadikan koperasi ini mandiri dan sejahtera," tutup Ferry.
(akr)
Lihat Juga :