Bekali 50 Wirausaha, Bank Mandiri Taspen Dorong Mantapreneur Go Ekspor
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Kepatuhan Bank Mandiri Taspen, Resi Lora, menambahkan dari sisi risiko Bank Mandiri Taspen telah memilihkan puluhan model usaha dengan risiko terukur dan modal yang beragam, mulai dari yang terkecil.
"Kami memilihkan usaha yang risikonya kecil. Misalnya usaha frozen food dengan modal Rp 2 juta. Selain itu, secara kesehatan, justru dengan berusaha, para pensiunan menjadi lebih aktif dan sehat, berbeda jika mereka hanya berdiam diri dan scroll HP yang justru bisa mempercepat kepikunan," kata Resi.
Sementara Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sulaiman mengatakan pihaknya merasa terhormat bisa bekerja sama dengan Bank Mandiri Taspen untuk mendukung para purna bakti berwirausaha.
"Suatu kehormatan yang luar biasa kami dari Indonesia Eximbank bisa bekerjasama dengan Bank Mandiri Taspen," ungkapnya.
Sulaiman menjelaskan, LPEI memiliki sejumlah program khusus bagi pelaku usaha yang ingin menjadi eksportir. Pihaknya pun menargetkan setidaknya 10 persen dari 50 peserta pelatihan benar-benar bisa mengekspor produknya.
"Kalau 10 persen saja bisa ekspor, itu sudah sangat baik. Tapi kalau bisa 20 persen, tentu lebih luar biasa. Kami akan bantu dari sisi pembiayaan, pelatihan, hingga mencarikan buyer dari lima benua," tegasnya.
"Kami memilihkan usaha yang risikonya kecil. Misalnya usaha frozen food dengan modal Rp 2 juta. Selain itu, secara kesehatan, justru dengan berusaha, para pensiunan menjadi lebih aktif dan sehat, berbeda jika mereka hanya berdiam diri dan scroll HP yang justru bisa mempercepat kepikunan," kata Resi.
Sementara Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sulaiman mengatakan pihaknya merasa terhormat bisa bekerja sama dengan Bank Mandiri Taspen untuk mendukung para purna bakti berwirausaha.
"Suatu kehormatan yang luar biasa kami dari Indonesia Eximbank bisa bekerjasama dengan Bank Mandiri Taspen," ungkapnya.
Sulaiman menjelaskan, LPEI memiliki sejumlah program khusus bagi pelaku usaha yang ingin menjadi eksportir. Pihaknya pun menargetkan setidaknya 10 persen dari 50 peserta pelatihan benar-benar bisa mengekspor produknya.
"Kalau 10 persen saja bisa ekspor, itu sudah sangat baik. Tapi kalau bisa 20 persen, tentu lebih luar biasa. Kami akan bantu dari sisi pembiayaan, pelatihan, hingga mencarikan buyer dari lima benua," tegasnya.
(nng)
Lihat Juga :