AS dan China Memulai Babak Baru Perundingan Dagang di Malaysia

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:00 WIB
loading...
AS dan China Memulai...
Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng di Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (26/10/2025). FOTO/Bloomberg
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dan China memulai babak baru perundingan perdagangan tingkat tinggi di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (26/10), dalam upaya meredakan ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia. Pemerintah AS menyebut hari pertama pembicaraan tersebut berjalan "sangat konstruktif" menyambut baik dialog menjelang pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pekan depan.

Dikutip dari Bloomberg, delegasi dari kedua negara bertemu di salah satu landmark Kuala Lumpur, Merdeka 118, selama sekitar lima setengah jam. Delegasi AS dipimpin oleh Sekretaris Keuangan Scott Bessent, sementara tim China dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri He Lifeng, yang dikenal sebagai salah satu pejabat terdekat Xi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Malaysia untuk Hadiri KTT Ke-47 ASEAN

Seorang juru bicara Departemen Keuangan AS mengatakan diskusi berlangsung positif, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai poin-poin yang disepakati. Kedua delegasi dijadwalkan melanjutkan pertemuan pada Minggu pagi. Sementara itu, delegasi China tidak memberikan pernyataan resmi usai pertemuan tersebut.

Perundingan ini memiliki peran vital sebagai persiapan bagi dialog tatap muka antara Presiden Trump dan Presiden Xi yang dijadwalkan berlangsung Kamis (30/10) mendatang di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Korea Selatan. Bessent dan He Lifeng menghadapi tugas berat untuk menjembatani perbedaan dan menegosiasikan pencabutan sejumlah sanksi pembalasan yang telah diberlakukan kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Rekomendasi
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved