AS dan China Memulai Babak Baru Perundingan Dagang di Malaysia

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Bertepatan dengan perundingan ini, Presiden Donald Trump telah memulai lawatan ke Asia. Di atas pesawat kepresidenan Air Force One, Trump menyatakan bahwa ia dan Xi memiliki "banyak hal untuk dibahas" dan berharap kedua pihak dapat saling berkompromi.

"Mereka harus membuat konsesi, dan saya kira kami juga begitu. Tarif kami terhadap mereka sudah 157 persen. Itu tidak berkelanjutan bagi mereka. Mereka ingin menurunkannya, sementara kami juga menginginkan hal tertentu dari mereka," ujar Trump dalam perjalanan menuju Asia, Jumat waktu setempat.

Dalam lawatan perdananya ke Asia selama masa jabatan kedua ini, Trump juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu (27/10) untuk membahas isu perdagangan, investasi, dan keamanan. Laporan media menyebutkan Trump berupaya menandatangani perjanjian ekonomi dan kerja sama mineral strategis dengan negara-negara mitra dagang.

Terkait China, Trump secara terbuka telah menyatakan keinginan untuk memperpanjang masa jeda kenaikan tarif terhadap produk China. Sebagai imbalannya, ia menuntut agar Xi Jinping melanjutkan pembelian kedelai asal AS, menindak perdagangan fentanil, dan melonggarkan pembatasan ekspor komoditas penting, termasuk logam tanah jarang.

Baca Juga: Dilirik Para Pemimpin Dunia, Pengaruh Geopolitik ASEAN Makin Perkasa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Rekomendasi
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved