Di Tengah Rumor Aksi Korporasi, REAL Berpotensi Lanjut Menguat

Minggu, 26 Oktober 2025 - 16:01 WIB
loading...
Di Tengah Rumor Aksi...
REAL terus menunjukkan keseriusannya bertransformasi dari pengembang properti konvensional menjadi pemain di sektor properti digital, dengan fokus pada pengembangan data center. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) terus menunjukkan keseriusannya bertransformasi dari pengembang properti konvensional menjadi pemain di sektor properti digital, dengan fokus pada pengembangan data center . Langkah strategis ini dinilai sebagai momentum penting bagi perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan arah ekonomi masa depan yang semakin berbasis teknologi dan data.

Manajemen REAL menegaskan fokus baru ini bukan sekadar diversifikasi bisnis, melainkan transformasi fundamental untuk memperluas portofolio usaha di sektor yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi. “Kami percaya bahwa properti digital seperti Data Center akan menjadi infrastruktur utama bagi ekonomi masa depan. Ini bukan hanya investasi bisnis, tapi juga kontribusi terhadap ekosistem digital nasional,” kata salah satu petinggi REAL dalam kegiatan FGD Data Center, beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Baca juga: Diincar Asing, Saham REAL Melonjak dalam Sepekan

Industri data center sendiri tengah mengalami lonjakan permintaan seiring dengan peningkatan aktivitas digital di berbagai sektor. Berdasarkan laporan Frost & Sullivan, pasar data center di Indonesia diperkirakan mencapai USD2 miliar pada 2027.

Hal ini seiring dengan pertumbuhan tahunan yang kuat didorong ekspansi e-commerce , layanan keuangan digital, dan tren adopsi kecerdasan buatan (AI). Kondisi ini menjadikan sektor ini sebagai salah satu pendorong utama ekonomi digital nasional.

Dari sisi pasar modal, langkah transformasi REAL mulai mendapat perhatian investor. Analis Phintraco Sekuritas, Aditya Prayoga, menilai fokus perusahaan ke sektor data center berpotensi menjadi katalis positif bagi kinerja saham REAL, baik dari perspektif fundamental maupun teknikal.

“Sektor data center sedang menjadi tema besar di pasar. Emiten seperti DCI Indonesia (DCII) dan Data Center Indonesia (DATA) menunjukkan tren penguatan yang signifikan dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.

Secara teknikal, Aditya mencatat bahwa saham REAL menunjukkan tanda-tanda akumulasi setelah sempat mengalami konsolidasi di kisaran Rp65 per saham. Ia menilai area tersebut berpotensi menjadi support kuat, dengan potensi penguatan menuju level resistance di Rp 115–Rp130 dalam jangka pendek.

Lebih lanjut, ia menekankan, investor saat ini mulai menilai emiten bukan hanya dari sisi aset fisik, tapi juga dari eksposur terhadap sektor digital. ”Transformasi seperti yang dilakukan REAL bisa menjadi momentum penggerak harga dalam jangka menengah,” tambahnya. Baca juga: Bisa Bertahan Jutaan Tahun, Penyimpan Data dari Berlian Siap Dikenalkan

Menurutnya, dari sisi sentimen makro, sektor data center juga diuntungkan oleh dukungan pemerintah terhadap transformasi digital nasional, serta meningkatnya permintaan dari perusahaan global yang tengah memperluas jaringan server di Asia Tenggara. Hal ini dapat memberikan peluang besar bagi pemain baru seperti REAL untuk masuk dan bersaing di pasar yang potensinya masih sangat luas.

Melalui strategi yang matang dan kolaborasi dengan mitra teknologi global, REAL berupaya menjadikan transformasinya bukan hanya sebagai repositioning bisnis, tetapi juga sebagai langkah konkret memperkuat infrastruktur digital Indonesia. Dengan arah baru menuju properti digital dan proyek data center, REAL berpotensi menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan membuka babak baru bagi pertumbuhan perusahaan di era ekonomi berbasis data.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved