Indonesia Diramal Pimpin Ekonomi Dunia di 2075, Susul AS dan China

Minggu, 26 Oktober 2025 - 21:52 WIB
loading...
Indonesia Diramal Pimpin...
Lembaga keuangan global Goldman Sachs memprediksi akan terjadi pergeseran besar dalam peta kekuatan ekonomi dunia pada paruh kedua abad ke-21. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Lembaga keuangan global Goldman Sachs memprediksi akan terjadi pergeseran besar dalam peta kekuatan ekonomi dunia pada paruh kedua abad ke-21. Dalam laporan proyeksi jangka panjangnya, Goldman Sachs menyebut bahwa negara-negara berkembang akan mengambil alih panggung utama ekonomi global, menggantikan dominasi tradisional negara-negara Barat.

Dikutip dari Instagram resmi The Wolrld in Maps, tiga negara teratas yang diperkirakan akan memimpin ekonomi dunia pada tahun 2075 adalah China dengan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar USD57 triliun, disusul India dengan USD52,5 triliun, dan Amerika Serikat (AS) dengan USD51,5 triliun.

Baca Juga: Dilirik Para Pemimpin Dunia, Pengaruh Geopolitik ASEAN Makin Perkasa

Namun, sorotan utama dalam laporan tersebut bukan hanya pada tiga raksasa ekonomi tersebut, melainkan kebangkitan negara-negara dari kawasan Global Selatan. Negara seperti Indonesia, Nigeria, Pakistan, dan Mesir diperkirakan akan masuk dalam daftar sepuluh besar ekonomi dunia, didorong oleh pertumbuhan demografi yang pesat dan ekspansi industri yang signifikan.

Sementara, Eropa diprediksi kehilangan sebagian besar pengaruh ekonominya. Hanya Jerman yang masih bertahan di jajaran sepuluh besar, menandakan pergeseran historis dalam lanskap ekonomi global.

Transformasi ini menunjukkan abad ke-21 khususnya setelah tahun 2050 kemungkinan besar akan didominasi oleh kepemimpinan ekonomi dari Asia dan Afrika. Pergeseran ini tidak hanya akan mengubah struktur ekonomi dunia tetapi juga berpotensi memengaruhi dinamika politik dan hubungan internasional secara global.

Baca Juga: AS dan China Memulai Babak Baru Perundingan Dagang di Malaysia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Rekomendasi
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
Berita Terkini
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved