IHSG Siang Tiba-tiba Ambruk 2,94 Persen, Sektor Energi Pimpin Pelemahan
Senin, 27 Oktober 2025 - 12:49 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada akhir sesi pertama perdagangan Senin (27/10/2025), usai ambles 243,38 poin atau 2,94%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) anjlok tajam pada akhir sesi pertama perdagangan Senin (27/10/2025), usai ambles 243,38 poin atau 2,94% ke level 8.028,34. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) , indeks sempat dibuka di level 8.322,22, dan menyentuh rekor tertinggi baru ke 8.355.
Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,77 triliun dengan volume 23,56 miliar lembar saham dari 1,91 juta kali transaksi. Tercatat ada sebanyak 573 saham turun, 164 naik, dan 219 stagnan.
Sektor energi memimpin pelemahan dengan penurunan 4,45%, disusul sektor properti jatuh 4,53%, serta infrastruktur yang terkoreksi 3,05. Sektor bahan baku dan transportasi juga turun masing-masing 2,65% dan 2,39%.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.322 Diwarnai Lonjakan 342 Saham
Pelemahan meluas juga tampak pada indeks sektoral lain, di antaranya seperti keuangan, konsumer, dan teknologi.Dari indeks utama, LQ45 turun 1,24% ke 817,87. ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) terkoreksi 3,18% ke 281,12.
Di jajaran top losers LQ45, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 12,36% ke Rp3.190, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 7,51% ke Rp320, serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 5,09% ke Rp1.305.
Baca Juga: Musim Laporan Keuangan Bakal Jadi Penentu Arah IHSG Pekan Ini, Berpeluang Menuju 8.400
Sebaliknya, beberapa saham masih mencatatkan dalam daftar top gainers LQ45, antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 9,09% ke Rp2.760, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 3,80% ke Rp1.365, dan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) naik 3,17% ke Rp650.
Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,77 triliun dengan volume 23,56 miliar lembar saham dari 1,91 juta kali transaksi. Tercatat ada sebanyak 573 saham turun, 164 naik, dan 219 stagnan.
Sektor energi memimpin pelemahan dengan penurunan 4,45%, disusul sektor properti jatuh 4,53%, serta infrastruktur yang terkoreksi 3,05. Sektor bahan baku dan transportasi juga turun masing-masing 2,65% dan 2,39%.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.322 Diwarnai Lonjakan 342 Saham
Pelemahan meluas juga tampak pada indeks sektoral lain, di antaranya seperti keuangan, konsumer, dan teknologi.Dari indeks utama, LQ45 turun 1,24% ke 817,87. ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) terkoreksi 3,18% ke 281,12.
Di jajaran top losers LQ45, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 12,36% ke Rp3.190, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 7,51% ke Rp320, serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 5,09% ke Rp1.305.
Baca Juga: Musim Laporan Keuangan Bakal Jadi Penentu Arah IHSG Pekan Ini, Berpeluang Menuju 8.400
Sebaliknya, beberapa saham masih mencatatkan dalam daftar top gainers LQ45, antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 9,09% ke Rp2.760, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 3,80% ke Rp1.365, dan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) naik 3,17% ke Rp650.
(akr)
Lihat Juga :