Pertamina EP Temukan Potensi Migas Baru di Sumur South Akasia Cinta
Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:33 WIB
loading...
Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), kembali mencatatkan keberhasilan eksplorasi melalui Sumur South Akasia Cinta (SAC)-001 di wilayah Kerja Jatibarang, Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), kembali mencatatkan keberhasilan eksplorasi melalui Sumur South Akasia Cinta (SAC)-001 di wilayah Kerja Jatibarang, Jawa Barat. Hasil uji produksi yang dilakukan pada awal Oktober 2024 menunjukkan adanya aliran minyak dengan laju produksi mencapai 198 barel minyak per hari (BOPD).
Sumur SAC-001 yang terletak di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, ini sebelumnya telah memasuki tahap Drill Stem Test (DST) pertama pada reservoir batupasir konglomeratan di kedalaman 2.305–2.308 meter Measured Depth (mMD). Tahapan komplesi sumur dilakukan guna memperoleh data karakteristik reservoir yang akurat sebelum akhirnya uji utama (main test) membuktikan adanya aliran hidrokarbon.
Baca Juga: PHE Siapkan Metode EOR Genjot Produksi Minyak di Lapangan Tua
Vice President Eksplorasi Pertamina EP, Indra Yuliandri, menegaskan bahwa temuan ini merupakan pencapaian strategis. "Keberhasilan discovery minyak dan gas pada sumur SAC-001 tidak hanya memperkaya cadangan, tetapi juga mencerminkan komitmen kuat Pertamina EP dan SKK Migas dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui inovasi eksplorasi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (30/10).
Selain di formasi batupasir konglomeratan, kegiatan DST juga dilakukan pada Formasi Upper Cibulakan, tepatnya di reservoir batugamping pada kedalaman 1.063,7–1.068 mMD. Hasilnya, sumur ini juga menghasilkan gas sebesar 1,947 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), mengindikasikan potensi hidrokarbon yang lebih luas di cekungan Jatibarang.
Baca Juga: Pertamina Hulu Energi Beberkan Tantangan Tingkatkan Lifting Migas
Keberhasilan ini merupakan buah dari pengeboran yang dimulai pada 16 Agustus 2024, dengan menargetkan beberapa formasi prospektif, yaitu Batupasir Konglomeratan Formasi Jatibarang, Batupasir Formasi Lower Cibulakan, serta Batugamping Formasi Upper Cibulakan. Melalui hasil uji produksi yang positif, Sumur SAC-001 diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional serta mendukung target lifting migas nasional.
Sumur SAC-001 yang terletak di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, ini sebelumnya telah memasuki tahap Drill Stem Test (DST) pertama pada reservoir batupasir konglomeratan di kedalaman 2.305–2.308 meter Measured Depth (mMD). Tahapan komplesi sumur dilakukan guna memperoleh data karakteristik reservoir yang akurat sebelum akhirnya uji utama (main test) membuktikan adanya aliran hidrokarbon.
Baca Juga: PHE Siapkan Metode EOR Genjot Produksi Minyak di Lapangan Tua
Vice President Eksplorasi Pertamina EP, Indra Yuliandri, menegaskan bahwa temuan ini merupakan pencapaian strategis. "Keberhasilan discovery minyak dan gas pada sumur SAC-001 tidak hanya memperkaya cadangan, tetapi juga mencerminkan komitmen kuat Pertamina EP dan SKK Migas dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui inovasi eksplorasi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (30/10).
Selain di formasi batupasir konglomeratan, kegiatan DST juga dilakukan pada Formasi Upper Cibulakan, tepatnya di reservoir batugamping pada kedalaman 1.063,7–1.068 mMD. Hasilnya, sumur ini juga menghasilkan gas sebesar 1,947 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), mengindikasikan potensi hidrokarbon yang lebih luas di cekungan Jatibarang.
Baca Juga: Pertamina Hulu Energi Beberkan Tantangan Tingkatkan Lifting Migas
Keberhasilan ini merupakan buah dari pengeboran yang dimulai pada 16 Agustus 2024, dengan menargetkan beberapa formasi prospektif, yaitu Batupasir Konglomeratan Formasi Jatibarang, Batupasir Formasi Lower Cibulakan, serta Batugamping Formasi Upper Cibulakan. Melalui hasil uji produksi yang positif, Sumur SAC-001 diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional serta mendukung target lifting migas nasional.
(nng)
Lihat Juga :