KEK Industropolis Batang Catat Investasi Rp456,76 Miliar di Awal Kuartal IV-2025

Sabtu, 01 November 2025 - 13:00 WIB
loading...
KEK Industropolis Batang...
Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Tanah Komersial (PPTK) di Gedung Pengelola KEK Industropolis Batang. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, anggota Holding BUMN Danareksa, mencatat capaian positif di awal kuartal IV-2025. Sebanyak enam perusahaan baru resmi bergabung dengan total nilai investasi mencapai Rp456,76 miliar melalui penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Tanah Komersial (PPTK) pada 17 dan 30 Oktober 2025 di Gedung Pengelola KEK Industropolis Batang.

"Masuknya tenant komersial ini menjadi embrio awal pengembangan jangka panjang KEK Industropolis Batang sebagai sentra ekonomi yang menciptakan ekosistem bisnis dan rekreasi terintegrasi dengan menghadirkan fasilitas hiburan, hotel, serta layanan pendukung lainnya," ujar Direktur Utama KEK Industropolis Batang Ngurah Wirawan dalam pernyataannya, Sabtu (1/11/2025).

Baca Juga: Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang Magnet Baru Investasi Global

Enam tenant tersebut meliputi PT WKI, PT Novatex Industry Indonesia, PT Woodpark Mebel Indonesia, PT Isni Teknologi Konstruksi Indonesia, PT San Bao Canyin, dan PT Cinlong Culinary Indonesia. Ngurah Wirawan menyampaikan, kehadiran tenant baru mencerminkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia.

Langkah KEK Industropolis Batang untuk mengembangkan kawasan terpadu juga ditandai dengan bergabungnya dua perusahaan kuliner, yakni PT San Bao Canyin dan PT Cinlong Culinary Indonesia, sebagai tenant komersial pertama di sektor F&B. PT San Bao Canyin akan membangun restoran di atas lahan 2.002 meter persegi dengan investasi Rp4,3 miliar dan target operasi pada Februari 2026. Sementara PT Cinlong Culinary Indonesia menanamkan investasi Rp717 juta untuk lahan seluas 598 meter persegi dan ditargetkan beroperasi pada Juni 2026.

Di sektor manufaktur, PT WKI berencana menanamkan investasi senilai Rp120 miliar di atas lahan seluas 16.440 meter persegi. Perusahaan ini akan memulai pembangunan pada April 2026 dan beroperasi secara komersial pada Juni 2027. Bergerak di industri komponen sepatu seperti outsole dan midsole, PT WKI diperkirakan mampu menyerap hingga 1.000 tenaga kerja serta mendukung upaya substitusi impor di dalam negeri.

Adapun PT Novatex Industry Indonesia, yang bergerak di sektor tekstil ramah lingkungan, menanamkan investasi Rp102 miliar di lahan seluas 2,4 hektare. Pabrik ini akan memproduksi benang daur ulang (eco-yarn) dengan kapasitas 4.000 ton per tahun dan orientasi ekspor mencapai 95 persen dari total produksi. Target operasional pabrik direncanakan berlangsung pada 2025–2026.

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Perkuat Reputasi dan Kapasitas Tenant

Dari Singapura, PT Woodpark Mebel Perkasa, anak usaha Mitragreen Industry Pte Ltd, akan mendirikan pabrik furnitur dengan investasi Rp225 miliar dan target operasi pada April 2027. Produk mereka telah menembus pasar Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Tenggara, serta menjadi mitra bagi merek global seperti B&B Italia, ARHAUS, dan Restoration Hardware.

President Director PT Woodpark Mebel Indonesia menyebutkan, pemilihan KEK Industropolis Batang sebagai lokasi ekspansi didorong oleh pertimbangan strategis. "Lokasinya dekat dengan bandara dan pelabuhan, memiliki akses tol langsung, infrastruktur kuat, serta insentif fiskal yang menarik, menjadikannya lokasi ideal untuk investasi jangka panjang," tuturnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Kemudahan Pembayaran...
Kemudahan Pembayaran Kebutuhan Liburan dengan Cicilan 0%
Berita Terkini
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved