Siap-siap! Penyaluran Subsidi BBM, Listrik, hingga Bansos Bakal Pakai Face Recognition

Senin, 03 November 2025 - 22:27 WIB
loading...
Siap-siap! Penyaluran...
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan, penyaluran subsidi BBM, listrik, hingga bantuan sosial (bansos) akan menggunakan face recognition. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan, penyaluran subsidi BBM, listrik, hingga bantuan sosial ( bansos ) akan menggunakan face recognition . Data biometrik ini digunakan dengan harapan pemberian subsidi yang tepat sasaran.

Agus mengatakan, saat ini pihaknya bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) hingga Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah melakukan penyesuaian dan pengumpulan data penerima subsidi menggunakan face recognition.

"Kita sedang bekerja sama dengan DEN. Kemensos, Kemenpan, dan Komdigi sedang melakukan percobaan di Banyuwangi," ujarnya dalam acara Rakernas Perindo 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Baca Juga: Luhut Bocorkan Pemerintah Persiapkan Sistem Baru Pendataan Penerima Bansos Berbasis Digital

Ia menjelaskan, pemanfaatan data face recognition ini akan digunakan pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial dan subsidi sosial. Subsidi sosial menyangkut BBM hingga listrik, sementara bantuan sosial terkait dengan bantuan pangan hingga subsidi upah.

"Jadi nanti penerima bansos itu akan digitalisasi. Kalau selama ini kita menyalurkan lewat bank Himbara dan PT Pos, tapi nanti kira-kira satu kartu itu bisa mencakup semua. Bansos itu salah satu saja, subsidi sosial itu apa? Ada listrik, ada BBM, dan lain-lain," sambungnya.

Meski penyaluran subsidi pemerintah diperketat atau lebih selektif menggunakan data face recognition, namun Agus menilai alokasi bantuan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu secara kumulatif meningkat. Hal ini menghitung program sosial lain seperti sekolah rakyat hingga makan bergizi gratis (MBG).

"Tahun depan, Pak Prabowo akan menambah anggaran untuk bantuan-bantuan. Buat saudara-saudara kita yang masih miskin, termasuk untuk Sekolah Rakyat, untuk bansos, untuk pemberdayaan, dan lain-lain," lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, bahwa pemerintah tengah menyiapkan sistem baru pendataan penerima bantuan sosial (bansos) berbasis teknologi digital.

Sistem tersebut akan masuk dalam Platform besutan Pemerintah, GovTech. Penadataan ulang penerima bansos itu akan memanfaatkan face recognition hingga biometrik agar penyaluran bansos dan cash transfer lebih tepat sasaran.

Baca Juga: 2 Juta Penerima Bansos Dipangkas lewat Pemutakhiran DTSEN, Wamensos Sebut Terus Berjalan

Menurut Luhut, proyek GovTech ini akan mulai diuji coba atau piloting di Kabupaten Banyuwangi pada September 2025 dengan rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto. Jika berjalan lancar, pemerintah menargetkan peluncuran secara nasional pada 2026.

"Ya GovTech ini tadi sudah dilaporkan Presiden, piloting-nya nanti ada di Banyuwangi dan semua sudah disiapkan secara final. Bulan September nanti kita cari tanggal berapa, mungkin akhir September Presiden hadir. Kalau itu semua berjalan baik, 2026 akan kita launching secara nasional," ujar Luhut saat ditemui di Istana Negara Jakarta, (27/8).

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
Menakar Risiko Besar...
Menakar Risiko Besar Menahan Harga BBM Terlalu Lama: Beban Fiskal Makin Berat
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Berita Terkini
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menghadapi Tekanan Ekonomi,...
Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved