Digebuk Sanksi Baru AS, Kilang-kilang China Mulai Jauhi Minyak Rusia

Selasa, 04 November 2025 - 07:35 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, sebagian besar kilang swasta lainnya memilih menunggu perkembangan situasi agar tidak ikut terseret sanksi. Menurut Rystad, keterbatasan kuota impor minyak mentah dan perubahan kebijakan pajak yang mempersempit ruang penggunaan bahan baku lain juga menambah tekanan bagi industri penyulingan di China.

"Situasi ini membuat pembelian minyak Rusia kemungkinan tertahan hingga akhir tahun, bahkan bagi kilang yang masih bersedia mengambil risiko," tulis Rystad dalam laporannya dikutip dari Business Standard, Selasa (4/11).

Baca Juga: Pemenang Nobel Perdamaian Ini Minta AS Gelar Invasi Militer ke Negaranya

Di sisi lain, hasil pertemuan antara Trump dan Xi pekan lalu menambah ketidakpastian. Kedua pemimpin memang menyepakati sejumlah aturan baru dalam perdagangan semikonduktor, logam tanah jarang, dan kedelai, namun isu minyak Rusia sama sekali tidak tercantum dalam pernyataan resmi kedua negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski ada sinyal perbaikan hubungan dagang antara Beijing dan Washington, sektor energi tetap menjadi area paling sensitif yang dipengaruhi dinamika geopolitik global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Rekomendasi
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Empat Tahun Persiapan...
Empat Tahun Persiapan Tim, Spanyol Akhirnya Tembus Final Piala Dunia 2026
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved