Digebuk Sanksi Baru AS, Kilang-kilang China Mulai Jauhi Minyak Rusia

Selasa, 04 November 2025 - 07:35 WIB
loading...
A A A


China selama dua tahun terakhir menjadi pasar utama bagi minyak Rusia. Harga yang lebih murah akibat sanksi Barat membuat impor dari Moskow meningkat pesat, hingga menjadikan Rusia pemasok terbesar bagi negeri Tirai Bambu. Namun, gelombang sanksi baru dari AS dan sekutunya kini mempersempit ruang gerak perdagangan tersebut.

Langkah tersebut bertujuan menekan pendapatan ekspor energi Rusia agar kemampuan Moskow membiayai perang di Ukraina semakin terbatas. Dalam beberapa pekan terakhir, Washington juga memperluas daftar perusahaan yang dilarang melakukan transaksi dengan sektor energi Rusia.

Sebagai importir minyak mentah terbesar di dunia, kebijakan baru ini menimbulkan dampak lanjutan bagi China. Pengurangan pasokan dari Rusia diperkirakan akan membuka peluang bagi negara pemasok lain, termasuk Amerika Serikat, yang baru saja menandatangani kesepakatan dagang dengan Beijing usai pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pekan lalu.

Meski demikian, kondisi ini tidak sepenuhnya merugikan Rusia. Kilang Yulong yang kini terkena sanksi justru semakin bergantung pada minyak Rusia karena aksesnya terhadap pemasok Barat tertutup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved