RDMP Kilang Balikpapan Beroperasi 10 November, Indonesia Tak Lagi Impor Solar
Selasa, 04 November 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Potensi peningkatan lifting juga dimungkinkan akan didapat melalui program perbaikan tata kelola sumur tua yang telah menginventarisir sebanyak 45.000 sumur untuk segera dikelola, khususnya kepada koperasi, UMKM, maupun kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan pengoperasian RDMP Balikpapan ini akan menambah produksi solar, avtur, dan tambahan sedikit elpiji. Sementara untuk produksi bensin, nafta blok, baru akan beroperasi pada Juni 2026 mendatang. Kedua kilang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, seiring upaya pemerintah menurunkan impor BBM.
"Informasi yang saya sampaikan (ke Presiden Prabowo) rencananya pada 10 November akan mulai running untuk unit RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) yang di Balikpapan, itu RDMP yang akan menambah produksi solar, avtur, dan tambahan sedikit elpiji," ujarnya di Jakarta (17/10).
Sebagai informasi, Proyek RDMP Balikpapan memiliki nilai investasi mencapai USD7,4 miliar. Dari total tersebut, USD4,3 miliar berasal dari ekuitas, sedangkan USD3,1 miliar diperoleh melalui pinjaman yang didukung oleh Export Credit Agency (ECA).
Lihat Juga :