PSBB 'Dadakan' Bikin Pengusaha Jumpalitan, Sampai Kapan Bisa Bertahan?

Senin, 14 September 2020 - 18:18 WIB
loading...
PSBB Dadakan Bikin Pengusaha...
Suasana pusat perbelanjaan Tanah Abang jelang penerapan PSBB jilid II di Jakarta, Minggu (13/9/2020). Foto/Dok SINDOphoto/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Industri Kreatif, Erik Hidayat mengatakan bahwa pelaku usaha butuh kepastian sampai kapan pelaksanaan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) di DKI Jakarta akan berlangsung. Pasalnya, para pelaku usaha juga perlu benar-benar berhitung sampai kapan bisnisnya bisa bertahan dalam kondisi PSBB.

"Pengusaha ini harus bisa memprediksi ke depannya. Saat ini memang kita dalam ketidakpastian. Apakah PSBB ini dua minggu, sebulan atau dua bulan," katanya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (14/9/2020). (Baca juga: PSBB Total Jakarta, Rem Darurat Pahit Anies yang Berujung Manis )

Menurut dia, jika PSBB terus berlangsung hingga bulan Desember, maka diperlukan kebijakan stimulus baru atau penambahan yang sudah ada. Tujuannya agar para pelaku usaha bisa bertahan dalam kondisi ini.

"Pemerintah harus memberikan stimulus lanjut atau relaksasi lanjut terkait hal ini, dan juga kepastian pelaksanaan PSBB," tandasnya.

Erik mengaku sudah memprediksi akan adanya pengetatan kembali PSBB di DKI Jakarta. Namun, dugaannya tidak secepat ini.

"Kami sudah prediksi akan ada PSBB lagi tapi tidak secepat ini. Karena baru diumumkan, empat hari kemudian harus dilaksanakan. Kami para pelaku usaha butuh perencanaan tentunya," katanya. (Baca juga: PSBB Jakarta Dadakan, Pengusaha: Kita Tak Ingin Serahkan Nyawa kepada Keadaan )

Meksi terkesan dadakan, pihaknya menyambut baik adanya PSBB. Sebab, kasus Covid-19 semakin melonjak setiap harinya, maka mau tidak mau dunia usaha menaati kebijakan Pemda DKI Jakarta.

"Dunia usaha mulai tumbuh kembali, Namun pada saat pada yang sama kami pun melihat bahwa Covid-19 ini tidak terkendali terutama pada masa transisi kemarin," terangnya

Dia menambahkan bahwa pihaknya mendukung operasi yustisi atau penegakan disiplin warga di DKI Jakarta untuk menertibkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan bersamaan dengan PSBB di DKI Jakarta, resmi diterapkan per hari ini. (Lihat grafis: Kebijakan Operasional MRT Jakarta Pada Saat Jakarta PSBB Total )

"Kita sangat mendukung sekali dengan adanya operasi yustisi ini, karena mungkin akan meningkatkan lebih dari kesadaran masyarakat lagi ke depannya. Dan mungkin selain itu juga masyarakat juga akan lebih takut,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Rekomendasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved