Indonesia Catat Surplus Beras Tertinggi, AS Dihantam Krisis Pangan

Senin, 10 November 2025 - 17:01 WIB
loading...
A A A
"Indonesia bukan hanya mencapai ketahanan pangan, tetapi juga mengalami surplus. Ini adalah hasil kerja sama para petani dan kerja keras semua pihak yang memastikan produksi terus meningkat," ujar Amran di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: Produksi Beras Nasional Naik 4,1 Juta Ton, Tertinggi sejak 2019

Amran menambahkan capaian Indonesia berperan penting dalam menstabilkan harga komoditas dunia, yang turut menurunkan harga beras global dari sekitar USD650 per ton menjadi USD371 per ton saat ini. Capaian ini memposisikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kedaulatan pangan terbaik di kawasan.

Sementara, Amerika Serikat sedang menghadapi krisis pangan terparah dalam sejarah modern mereka. Reuters melaporkan ribuan warga AS kini harus mengantre panjang di bank makanan yang stoknya mulai menipis sejak awal November 2025.

Kondisi ini dipicu oleh penghentian Program Bantuan Gizi Tambahan (Supplemental Nutrition Assistance Program/SNAP), program bantuan pangan terbesar yang menopang kebutuhan bagi sekitar 42 juta warga AS. Bank makanan di berbagai wilayah AS dilaporkan kewalahan, dengan rak-rak penyimpanan yang kosong di tengah tekanan inflasi dan kebijakan tarif perdagangan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Rekomendasi
Jaecoo Perluas Jaringan...
Jaecoo Perluas Jaringan ke Makassar dan Solo, Kejar Target 80 Dealer Akhir Tahun
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Berita Terkini
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved