Perbandingan Biaya Kereta Cepat di China dan Indonesia, Siapa Paling Mahal?

Selasa, 11 November 2025 - 09:48 WIB
loading...
Perbandingan Biaya Kereta...
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mencoba membandingkan, biaya konstruksi pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh di Indonesia dan China. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno membandingkan, biaya konstruksi pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh di Indonesia dan China, yang jauh lebih mahal di Indonesia.

Berdasarkan Referensi Study Bank Dunia (2019), biaya kontruksi High Speed Rail (HSR) di China sebesar USD17 Juta - 18 juta per km adalah biaya kontruksi dengan kecepatan maksimal 250 km/jam. Sementara untuk kereta dengan kecepatan maksimal 350 km/jam membutuhkan USD21 juta.

Biaya tersebut hanya biaya kontruksi saja, tidak termasuk biaya pengadaan lahan, relokasi fasilitas umum, pembangunan stasiun intermoda, pembangunan jalan akses, sewa GSMR, instalasi kelestrikan dan air.

Baca Juga: 3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan

Adapun biaya kontruksi HSR Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) totalnya USD51 juta per km, termasuk biaya EPC (Engineering, Procurement, and Construction), non EPC, dan biaya non kontrak lainnya.

Biaya kontrak EPC, meliputi juga Stasiun LRT Halim dan jalan aksesnya, pajak, relokasi fasilitas sosial (fasos), fasilitas umum (fasum), jalan akses, GSMR, PLN, PDAM (di Tiongkok biaya ini ditanggung pemerintah), biaya konstruksi prasarana, sarana Electric Multiple Unit (EMU), fasilitas operasi.

"Biaya non kontrak EPC meliputi biaya pengadaan lahan, Operation Maintenance Preparation, di Tiongkok biaya ini ditanggung pemerintah/tidak dibiayakan, asuransi, interest during construction, dan lain-lain," ujar Djoko dalam pernyataannya kepada MNC Portal, Senin (10/11).



Ia menjelaskan, selisih biaya kontruksi KCJB dengan China dimungkinkan karena Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh adalah proyek HSR pertama yang dilaksanakan di Indonesia. Sehingga membutuhkan biaya preparation (installment mob demob) atas semua fasilitas kerja, workshop, tenaga kerja, biaya impor atas semua material, biaya operation maintenance preparation dan lain-lain.

Selain juga masih terdapat biaya instalasi Global System for Mobile Communications (GSMR), PLN, PDAM, jalan akses, Stasiun LRT yang juga merupakan biaya tambahan di luar paket pengerjaan kereta cepat. Baca Juga: Tulah Ambisi Kereta Cepat

"Sementara dalam pembangunan HSR China apabila ada kegiatan tersebut akan dibiayai oleh pemerintah," sambungnya.

Sebagai pembanding, biaya pembangunan MRT Jakarta Rp1,1 triliun per km fase 1 dan Rp2,3 triliun fase 2. Sementara LRT Jabodebek Rp600 miliar per km, keduanya tidak temasuk biaya pembebasan lahan. Sedangkan biaya pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp780 miliar per km termasuk biaya pembebasan lahan.

"Masa konsesi perkeretaapian tentunya lebih panjang ketimbang jalan tol. Di masa Pemerintahan Hindia Belanda, konsesi perkeretapaian rata-rata mencapai 100 tahun," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
KCIC Pasang Target Penumpang...
KCIC Pasang Target Penumpang Whoosh 30.000 per Hari di 2028
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Sambut Musim Haji 2026,...
Sambut Musim Haji 2026, Kereta Cepat Haramain Siapkan 2,2 Juta Kursi Penumpang
Rekomendasi
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved