TikTok Ajak Masyarakat Lebih Waspada terhadap Penipuan Online
Selasa, 11 November 2025 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, menegaskan keamanan pengguna merupakan prioritas utama perusahaan. "Lewat kampanye edukasi digital #PikirDuaKali, kami mengajak masyarakat berpartisipasi dan bekerja sama agar kita bisa sama-sama memberantas modus-modus penipuan yang semakin canggih ini. Kami harap masyarakat dapat lebih waspada jika menerima pesan yang too good to be true atau tawaran-tawaran yang berujung kepada investasi bodong," ujarnya.
Hilmi menjelaskan bahwa TikTok menerapkan sistem moderasi berlapis yang menggabungkan teknologi dengan tim manusia. Pada semester pertama 2025, TikTok telah menghapus lebih dari 25 juta konten yang melanggar panduan komunitas, termasuk 232 ribu konten penipuan, dengan 94% di antaranya terdeteksi sebelum dilaporkan pengguna. Selain itu, lebih dari 180 ribu iklan berbayar bermuatan penipuan juga berhasil dihentikan.
Melalui kampanye #PikirDuaKali, TikTok memperkenalkan metode 3C sebagai langkah praktis pencegahan penipuan online. Metode ini mengajak masyarakat untuk Cek keaslian sumber informasi, Cegah dengan tidak sembarangan membagikan data pribadi, dan Cegat dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan.
"3C merupakan tiga prinsip dasar yang membantu kita untuk lebih waspada dan bisa mengenali modus-modus penipuan. Semua informasinya bisa didapatkan di laman khusus Pusat Panduan #PikirDuaKali yang ada dalam TikTok," kata Hilmi.
Lihat Juga :