Era Prabowo Dimulai: Pembangunan Tol Bogor–Serpong via Parung Gunakan Teknologi Plastik Cor dan Geotextile!

Rabu, 12 November 2025 - 12:43 WIB
loading...
Era Prabowo Dimulai:...
Pembangunan Tol Bogor-Serpong via Parung yang didukung material berkualitas seperti plastik cor dan Geotextile sehingga lebih tahan lama.
A A A
Pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan jalan tol perdananya yakni proyek Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung.

Proyek sepanjang sekitar 31,12 km dengan investasi senilai Rp 8,95 triliun dan nilai konstruksi sekitar Rp 5,27 triliun ini menandai transformasi infrastruktur strategis di kawasan Jabodetabek.

Keseriusan proyek ini terlihat dari penggunaan geotextile dan plastik cor untuk pembangunan jalan tol , dua material modern yang berperan penting dalam meningkatkan stabilitas tanah, daya tahan konstruksi, serta efisiensi pelaksanaan proyek. Kedua material ini menawarkan banyak keuntungan untuk keberhasilan proyek ini, cek lengkapnya pada artikel di bawah ini!

Alasan Utama Pembangunan Tol Bogor–Serpong via Parung
Proyek tol ini merupakan bagian dari jaringan besar Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta III (JORR III) yang dirancang untuk memperkuat konektivitas selatan-barat kawasan Jabodetabek.

Ruas dimulai dari persimpangan Salabenda (Bogor) dan berakhir di Serpong melalui Parung, melintasi wilayah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, dan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

1. Waktu Tempuh yang Lebih Cepat
Latar belakang utama dari pembangunan tol Bogor–Serpong via Parung adalah penghematan waktu tempuh yang awalnya bisa mencapai 2-3 jam, nantinya diharapkan cukup sekitar 30-45 menit dalam kondisi normal.

2. Pemerataan Ekonomi
Dari sisi ekonomi, tol ini diharapkan mendorong pemerataan pembangunan di kawasan penyangga Ibu Kota, membuka lahan investasi baru, dan memperlancar alur distribusi menuju pusat kegiatan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Dekade Jaga Kualitas,...
3 Dekade Jaga Kualitas, Marwani Indah Perkokoh Posisi di Pasar Genteng Beton dan Paving Block
Industri AMDK di Antara...
Industri AMDK di Antara Tekanan Energi dan Logistik, Menunggu Keberpihakan Negara
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Pembebasan Bea Masuk...
Pembebasan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Berlaku 6 Bulan
Darurat, Pemerintah...
Darurat, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Kemasan Plastik Picu...
Kemasan Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Pengamat: Kemasan Guna...
Pengamat: Kemasan Guna Ulang Bisa Jadi Alternatif Solusi Kenaikan Harga Plastik
Harga Plastik Naik,...
Harga Plastik Naik, Pramono: Kadang Harus Kembali ke Cara Tradisional, Pakai Daun Pisang
Rekomendasi
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved