Konsumsi Masyarakat Terus Tumbuh Memasuki Kuartal IV, Keyakinan Konsumen Naik
Kamis, 13 November 2025 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Komponen IKK seperti Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga masing-masing naik menjadi 109,1 poin dan 133,4 poin pada Oktober.
Airlangga menekankan bahwa kuartal IV tahun 2025 kemungkinan bisa melihat peningkatan lebih lanjut dari sisi konsumsi, dengan dukungan stimulus fiskal dan pencairan belanja pemerintah yang lebih cepat. Meski demikian, Airlangga tidak menyebutkan besaran stimulus baru secara spesifik di kesempatan tersebut.
Kenaikan IKK ini menunjukkan sinyal bahwa para rumah tangga lebih optimistis terhadap kondisi ekonomi dan pendapatan masa depan, yang pada gilirannya dapat mendukung peningkatan konsumsi, salah satu komponen penting dari produk domestik bruto (PDB).
Berdasarkan kelompok pengeluaran responden, keyakinan konsumen pada Oktober 2025 meningkat untuk seluruh kelompok, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran >Rp5 juta (125,3), diikuti oleh responden pengeluaran Rp4,1-5 juta (120,4).
Berdasarkan kelompok usia, KK juga meningkat pada seluruh kelompok usia, dengan optimisme tertinggi pada kelompok usia 20-30 tahun sebesar 125,0.Secara spasial, IKK mengalami peningkatan di mayoritas kota yang disurvei, terutama di Medan, Pontianak, dan Padang.
Pada Oktober 2025 persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap terjaga, tecermin dari IKE Oktober 2025 sebesar 109,1, lebih tinggi dibandingkan dengan 102,7 pada bulan sebelumnya.
Menurut Ramdan, meningkatnya IKE bersumber dari kenaikan seluruh komponen pembentuknya yaitu Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG), dan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) yang tercatat masing-masing sebesar 117,1, 107,5, dan 102,6, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 112,9, 103,2, dan 92,0.
Airlangga menekankan bahwa kuartal IV tahun 2025 kemungkinan bisa melihat peningkatan lebih lanjut dari sisi konsumsi, dengan dukungan stimulus fiskal dan pencairan belanja pemerintah yang lebih cepat. Meski demikian, Airlangga tidak menyebutkan besaran stimulus baru secara spesifik di kesempatan tersebut.
Kenaikan IKK ini menunjukkan sinyal bahwa para rumah tangga lebih optimistis terhadap kondisi ekonomi dan pendapatan masa depan, yang pada gilirannya dapat mendukung peningkatan konsumsi, salah satu komponen penting dari produk domestik bruto (PDB).
Berdasarkan kelompok pengeluaran responden, keyakinan konsumen pada Oktober 2025 meningkat untuk seluruh kelompok, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran >Rp5 juta (125,3), diikuti oleh responden pengeluaran Rp4,1-5 juta (120,4).
Berdasarkan kelompok usia, KK juga meningkat pada seluruh kelompok usia, dengan optimisme tertinggi pada kelompok usia 20-30 tahun sebesar 125,0.Secara spasial, IKK mengalami peningkatan di mayoritas kota yang disurvei, terutama di Medan, Pontianak, dan Padang.
Pada Oktober 2025 persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap terjaga, tecermin dari IKE Oktober 2025 sebesar 109,1, lebih tinggi dibandingkan dengan 102,7 pada bulan sebelumnya.
Menurut Ramdan, meningkatnya IKE bersumber dari kenaikan seluruh komponen pembentuknya yaitu Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG), dan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) yang tercatat masing-masing sebesar 117,1, 107,5, dan 102,6, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 112,9, 103,2, dan 92,0.
Lihat Juga :