Konsumsi Masyarakat Terus Tumbuh Memasuki Kuartal IV, Keyakinan Konsumen Naik
Kamis, 13 November 2025 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Secara spasial sebagian besar kota mencatatkan peningkatan IKE, terutama di Medan, Padang, dan Pontianak. Mengenai IEK, BI menilai ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan meningkat. Hal ini tecermin dari IEK Oktober 2025 sebesar 133,4, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 127,2.
Secara spasial, mayoritas kota mengalami peningkatan IEK dengan kenaikan tertinggi di Medan, Pontianak, dan Bandar Lampung. Baca Juga: Penjualan Mobil Tokcer di Oktober, Pertanda Konsumsi Kelas Menengah RI Menggeliat
Persepsi responden terhadap ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan mengalami peningkatan pada kelompok pengeluaran ≤Rp4 juta, sementara penurunan optimisme terjadi pada kelompok pengeluaran ≥Rp4,1 juta. Berdasarkan kelompok usia, ekspektasi penghasilan meningkat pada seluruh kelompok usia, kecuali kelompok 41-50 tahun yang tercatat menurun menjadi sebesar 136,9.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengungkapkan, “pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode (triwulan-III 2025) ini salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga.”
Konsumsi masyarakat tercatat tumbuh 5,49% (yoy) dengan kontribusi sebesar 82,23% terhadap PDB. Indikator yang menopang konsumsi ini adalah pertumbuhan konsumsi per kapita jasa makanan & minuman (5,76% yoy) dan akomodasi (7,49% yoy).
Hal tersebut didukung oleh kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi, serta terus tumbuhnya beberapa indikator seperti transaksi online dari e-retail dan marketplace, dan nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kredit.
Secara spasial, mayoritas kota mengalami peningkatan IEK dengan kenaikan tertinggi di Medan, Pontianak, dan Bandar Lampung. Baca Juga: Penjualan Mobil Tokcer di Oktober, Pertanda Konsumsi Kelas Menengah RI Menggeliat
Persepsi responden terhadap ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan mengalami peningkatan pada kelompok pengeluaran ≤Rp4 juta, sementara penurunan optimisme terjadi pada kelompok pengeluaran ≥Rp4,1 juta. Berdasarkan kelompok usia, ekspektasi penghasilan meningkat pada seluruh kelompok usia, kecuali kelompok 41-50 tahun yang tercatat menurun menjadi sebesar 136,9.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengungkapkan, “pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode (triwulan-III 2025) ini salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga.”
Konsumsi masyarakat tercatat tumbuh 5,49% (yoy) dengan kontribusi sebesar 82,23% terhadap PDB. Indikator yang menopang konsumsi ini adalah pertumbuhan konsumsi per kapita jasa makanan & minuman (5,76% yoy) dan akomodasi (7,49% yoy).
Hal tersebut didukung oleh kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi, serta terus tumbuhnya beberapa indikator seperti transaksi online dari e-retail dan marketplace, dan nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kredit.
(akr)
Lihat Juga :