Pertamina Patra Niaga Tegaskan Komitmen Jaga Keselamatan Kerja
Jum'at, 14 November 2025 - 21:24 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga meraih penghargaan dalam Forum Komunikasi Keselamatan Minyak dan Gas Bumi 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga menegaskan prioritas menjaga keselamatan kerja dalam operasionalnya menyalurkan energi ke seluruh negeri. Hal itu memperoleh pengakuan dalam Forum Komunikasi Keselamatan Minyak dan Gas Bumi 2025 yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Di ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga meraih 8 penghargaan, yakni 6 Patra Nirbhaya Karya dan 2 Patra Prakarsa atas kinerja operasional yang terjaga aman sepanjang tahun.
Penghargaan Patra Nirbhaya Karya untuk kategori Tanpa Kehilangan Jam Kerja sebagai Akibat Kecelakaan diraih oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara, Kalimantan, dan Papua Maluku. Penghargaan yang diperoleh berupa Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha I, serta Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara, Jawa Bagian Tengah, dan Sumatra Bagian Selatan yang meraih Patra Nirbhaya Karya Utama.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jamin Stok dan Distribusi BBM di Bengkulu Aman
Sementara itu, penghargaan Patra Prakarsa diberikan kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara - Medical melalui inovasi aplikasi HERCULES (Health Risk Assessment and Control Online Ultimate System) yang meningkatkan keandalan kajian risiko kesehatan kerja untuk mengendalikan hazard dan menekan risiko penyakit akibat kerja.
Kemudian, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah - PC Prove SSB yang turut meraih penghargaan yang sama melalui inovasi berupa menurunkan risiko proses purging LPG dengan metode SPION (Safety Purging In/Out with Water Gas Inert).
VP HSSE Pertamina Patra Niaga, Geri Simansyah Achsan menyampaikan bahwa 8 penghargaan yang diterima tahun ini merupakan hasil dari implementasi aspek keselamatan yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh regional di Pertamina Patra Niaga.
"Beberapa kunci dalam menjaga aspek keselamatan adalah konsistensi, leadership, dan komitmen dari semua pihak mulai dari top leaders sampai ke operational leader untuk memastikan semua peraturan, program kerja, dan aspek-aspek keselamatan yang kita canangkan di level corporate maupun subholding itu diimplementasikan di lapangan," papar Geri dalam keterangan pers, Jumat (14/11/2025).
Baca Juga: SKK Migas Gandeng Swasta Rancang Strategi Pengamanan Hulu Migas 2025-2030
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menekankan bahwa keselamatan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan energi nasional yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa arah pembangunan sektor migas mulai dari peningkatan produksi dalam negeri, efisiensi industri, hingga percepatan hilirisasi tidak akan berjalan optimal tanpa budaya keselamatan yang kuat di seluruh rantai operasi.
"Keselamatan migas bukan sekadar aspek teknis, melainkan bagian integral dari pencapaian Asta Cita. Memperkuat ketahanan energi nasional, membangun industri mandiri dan berdaya saing," tegasnya.
Laode pun berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjadi teladan dan inspirasi serta memperkuat budaya keselamatan di seluruh sektor migas Indonesia.
Di ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga meraih 8 penghargaan, yakni 6 Patra Nirbhaya Karya dan 2 Patra Prakarsa atas kinerja operasional yang terjaga aman sepanjang tahun.
Penghargaan Patra Nirbhaya Karya untuk kategori Tanpa Kehilangan Jam Kerja sebagai Akibat Kecelakaan diraih oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara, Kalimantan, dan Papua Maluku. Penghargaan yang diperoleh berupa Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha I, serta Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara, Jawa Bagian Tengah, dan Sumatra Bagian Selatan yang meraih Patra Nirbhaya Karya Utama.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jamin Stok dan Distribusi BBM di Bengkulu Aman
Sementara itu, penghargaan Patra Prakarsa diberikan kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara - Medical melalui inovasi aplikasi HERCULES (Health Risk Assessment and Control Online Ultimate System) yang meningkatkan keandalan kajian risiko kesehatan kerja untuk mengendalikan hazard dan menekan risiko penyakit akibat kerja.
Kemudian, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah - PC Prove SSB yang turut meraih penghargaan yang sama melalui inovasi berupa menurunkan risiko proses purging LPG dengan metode SPION (Safety Purging In/Out with Water Gas Inert).
VP HSSE Pertamina Patra Niaga, Geri Simansyah Achsan menyampaikan bahwa 8 penghargaan yang diterima tahun ini merupakan hasil dari implementasi aspek keselamatan yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh regional di Pertamina Patra Niaga.
"Beberapa kunci dalam menjaga aspek keselamatan adalah konsistensi, leadership, dan komitmen dari semua pihak mulai dari top leaders sampai ke operational leader untuk memastikan semua peraturan, program kerja, dan aspek-aspek keselamatan yang kita canangkan di level corporate maupun subholding itu diimplementasikan di lapangan," papar Geri dalam keterangan pers, Jumat (14/11/2025).
Baca Juga: SKK Migas Gandeng Swasta Rancang Strategi Pengamanan Hulu Migas 2025-2030
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menekankan bahwa keselamatan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan energi nasional yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa arah pembangunan sektor migas mulai dari peningkatan produksi dalam negeri, efisiensi industri, hingga percepatan hilirisasi tidak akan berjalan optimal tanpa budaya keselamatan yang kuat di seluruh rantai operasi.
"Keselamatan migas bukan sekadar aspek teknis, melainkan bagian integral dari pencapaian Asta Cita. Memperkuat ketahanan energi nasional, membangun industri mandiri dan berdaya saing," tegasnya.
Laode pun berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjadi teladan dan inspirasi serta memperkuat budaya keselamatan di seluruh sektor migas Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :