Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi Rp7.103 Triliun, Efek Minat SBN Lesu
Senin, 17 November 2025 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (23,1%) dari total ULN Pemerintah), Jasa Pendidikan (20,7%), Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (17%), Konstruksi (10,7%), Transportasi dan Pergudangan (8,2%), serta Jasa Keuangan dan Asuransi (7,5%).
Posisi ULN pemerintah tetap terkendali mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah. Sedangkan, ULN swasta melanjutkan kontraksi pertumbuhan. Pada kuartal III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar USD191,3 miliar pada kuartal III, lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya USD193,9 miliar.
Baca Juga: Purbaya Tetap Buru Utang Obligor BLBI meski Satgas Dibubarkan
Secara tahunan, ULN swasta melanjutkan kontraksi pertumbuhan dari kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,2% (yoy) menjadi sebesar 1,9% (yoy). Perkembangan ULN swasta tersebut bersumber dari peningkatan kontraksi pertumbuhan pada ULN bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) menjadi 3% (yoy), di tengah pertumbuhan ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang kontraksi dari kuartal sebesar 1,7% (yoy).
Posisi ULN pemerintah tetap terkendali mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah. Sedangkan, ULN swasta melanjutkan kontraksi pertumbuhan. Pada kuartal III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar USD191,3 miliar pada kuartal III, lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya USD193,9 miliar.
Baca Juga: Purbaya Tetap Buru Utang Obligor BLBI meski Satgas Dibubarkan
Secara tahunan, ULN swasta melanjutkan kontraksi pertumbuhan dari kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,2% (yoy) menjadi sebesar 1,9% (yoy). Perkembangan ULN swasta tersebut bersumber dari peningkatan kontraksi pertumbuhan pada ULN bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) menjadi 3% (yoy), di tengah pertumbuhan ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang kontraksi dari kuartal sebesar 1,7% (yoy).
Lihat Juga :