Jangan Suudzon dengan PMN, Erick: Dividen BUMN Dua Kali Lebih Besar
Selasa, 15 September 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR tengah menggodok PMN sejumlah perusahaan pelat merah. Nilai yang diajukan sebesar Rp37,18 triliun.
Adapun perusahaan plat merah yang diusulkan PMN-nya seperti, PT PLN (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), PT Bio Farma (Persero), dan sejumlah perseroan lainnya.
Untuk Bio Farma, PMN 2021 yang diusulkan merupakan PMN tambahan, jadi totalnya mencapai Rp1 triliun. Erick beralasan, perusahan farmasi tersebut harus membutuhkan biaya untuk dapat menangani persoalan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. (Baca juga: Usai Disuntik Vaksin Sinovac, Gubernur Jabar Berharap Kebal COVID-19 )
"Pokoknya Rp37,18 triliun sudah masuk semua. Jadi ada PLN, Hutama Karya karena memang kan bangun jalan tol, ada ITDC, lain lainnya. Termasuk Bio Farma baru ditambahkan memang sesuai dengan rapat di dalam untuk memastikan penanganan kesehatan juga bisa baik gitu," kata Erick.
Selain itu, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI akan memperoleh PMN sebesar Rp20 triliun. PMN tersebut di antaranya untuk penanganan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Namun demikian, nilai PMN BPUI masih tengah dibahas bersama dan belum ada kesepakatan dengan Komisi VI DPR.
Adapun perusahaan plat merah yang diusulkan PMN-nya seperti, PT PLN (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), PT Bio Farma (Persero), dan sejumlah perseroan lainnya.
Untuk Bio Farma, PMN 2021 yang diusulkan merupakan PMN tambahan, jadi totalnya mencapai Rp1 triliun. Erick beralasan, perusahan farmasi tersebut harus membutuhkan biaya untuk dapat menangani persoalan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. (Baca juga: Usai Disuntik Vaksin Sinovac, Gubernur Jabar Berharap Kebal COVID-19 )
"Pokoknya Rp37,18 triliun sudah masuk semua. Jadi ada PLN, Hutama Karya karena memang kan bangun jalan tol, ada ITDC, lain lainnya. Termasuk Bio Farma baru ditambahkan memang sesuai dengan rapat di dalam untuk memastikan penanganan kesehatan juga bisa baik gitu," kata Erick.
Selain itu, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI akan memperoleh PMN sebesar Rp20 triliun. PMN tersebut di antaranya untuk penanganan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Namun demikian, nilai PMN BPUI masih tengah dibahas bersama dan belum ada kesepakatan dengan Komisi VI DPR.
(ind)
Lihat Juga :