IPO per November Himpun Dana Rp15,35 Triliun, Ini Dua Terbesar

Selasa, 18 November 2025 - 17:42 WIB
loading...
IPO per November Himpun...
Aktivitas penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Indonesia hingga 14 November 2025 menunjukkan kinerja positif dengan total penghimpunan dana mencapai USD921 juta. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Aktivitas penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di bursa saham Indonesia hingga 14 November 2025 menunjukkan kinerja positif dengan total penghimpunan dana mencapai USD921 juta atau sekitar Rp15,35 triliun. Dari 24 perusahaan yang melantai, sektor energi dan sumber daya menjadi kontributor terbesar terhadap total dana tersebut.

Deloitte Southeast Asia mencatat bahwa dominasi di sektor energi mencakup perusahaan minyak dan gas, energi terbarukan, serta jasa penunjang pertambangan. Kinerja sektor ini didorong oleh dua IPO besar, yakni PT Merdeka Gold Resource Tbk (EMAS) yang menghimpun dana sebesar USD279 juta atau Rp4,65 triliun dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang meraup dana sebesar USD144 juta atau Rp2,4 triliun.

Baca Juga: 3 Perusahaan Bakal Masuk Pipeline IPO Jelang Akhir Tahun 2025

Di posisi berikutnya, sektor real estate menunjukkan performa solid melalui IPO PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), perusahaan yang berafiliasi dengan Agung Sedayu Group. Adapun sektor konsumer menempati peringkat ketiga, dipimpin oleh pencatatan PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI).

“Aktivitas IPO di Indonesia didorong oleh sektor industri, energi, konsumer, dan layanan kesehatan, dengan preferensi investor yang kuat terhadap perusahaan yang memiliki fundamental kuat, prospek jangka panjang, dan dukungan pemerintah,” kata Capital Markets Services Leader Deloitte Southeast Asia, Tay Hwee Ling dalam konferensi pers secara daring pada Selasa (18/11/2025).



Di samping itu, sektor infrastruktur dan energi, khususnya energi terbarukan, juga mencatat peningkatan minat seiring dengan meningkatnya pipeline proyek strategis Indonesia dan percepatan transisi menuju energi bersih.

Baca Juga: 11 Perusahaan Antre IPO di Akhir September, 4 Beraset Jumbo
Lebih lanjut, meski sentimen pasar membaik setelah pemilu, Hwee Ling menilai investor tetap bersikap hati-hati di tengah tekanan makroekonomi global seperti penurunan harga komoditas, ketegangan perdagangan internasional, dan penyesuaian tenaga kerja.

“Pipeline IPO pada kuartal IV 2025 mencakup perusahaan teknologi, logistik, dan jasa keuangan, yang diperkirakan menarik minat besar apabila mereka mampu menunjukkan profitabilitas dan ketahanan yang jelas,” ujar Hwee Ling.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Per Juli 2024, Pemerintah...
Per Juli 2024, Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp266,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved