Stok BBM SPBU Swasta Masih Kosong, Dirut Pertamina Bilang Begini

Rabu, 19 November 2025 - 19:13 WIB
loading...
Stok BBM SPBU Swasta...
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius memberi penjelasan terkait pemenuhan stok BBM di SPBU Swasta. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius mengatakan, saat ini pihaknya masih terus berdikusi dengan SPBU swasta terkait pemenuhan stok BBM hingga akhir tahun. Ia mengaku SPBU swasta seperti Shell, hingga saat ini belum menemukan titik temu terkait rencana penambahan stok BBM yang direkomendasikan Pemerintah.

Seperti diketahui SPBU Swasta diminta membeli BBM lewat PT Pertamina Patra Niaga untuk mengamankan stoknya. Mengingat kuota impor untuk SPBU swasta telah habis untuk tahun 2025 dan tidak bisa mengimpor sendiri.

"Kita masih kerjasama terus untuk cari solusi. Shell belum update," ujar Dirut Pertamina , Simon Aloysius saat ditemui usai Raker bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga: Satu SPBU Swasta Tambah Beli BBM 100 Ribu Barel dari Pertamina, Dua Masih Nego

Simon menambahkan saat ini SPBU swasta seperti BP telah melakukan pembelian BBM sekitar 200 ribu barel lewat Pertamina hingga bulan November ini. Sementara 2 SPBU swasta seperti Shell dan Vivo hingga saat ini belum menemukan titik terang untuk memenuhi pasokannya hingga akhir tahun.

"Kita lihat SPBU swasta, kalau sudah ada yang buka berarti itu sebagian memang sudah (beli lewat PT Pertamina)," sambungnya.



Seperti diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merekomendasikan, SPBU swasta untuk melakukan impor lewat PT Pertamina untuk memenuhi pasokan hingga akhir tahun. Mengingat SPBU swasta tercatat sudah mulai mengalami kelangkaan pasokan sejak awal Agustus 2025 lalu.

Bahlil menjelaskan PT Pertamina masih memiliki kuota impor yang belum terpakai. Hal ini yang menjadi dasar Pemerintah untuk merekomendasikan SPBU swasta untuk membeli pasokan tambahan BBM lewat PT Pertamina Patra Niaga.

"Pemerintah mengambil keputusan. Akan tetap dilayani, tetapi itu akan diberikan lewat kolaborasi dengan Pertamina," ujar Bahlil saat konferensi pers di kantornya (21/9).

Baca Juga: Dirjen Migas Beri Kode Kuota Impor BBM SPBU Swasta Tambah Besar Tahun Depan

Setidaknya ada 4 hasil kesepakatan dari diskusi bersama para operator SPBU swasta untuk memenuhi pasokan BBM hingga akhir tahun. Pertama, SPBU Swasta sudah setuju dan harus setuju untuk melakukan pembelian BBM lewat PT Pertamina jika mau menambah stoknya hingga akhir tahun. Sebab Pemerintah tidak bisa lagi untuk menambah kuota impor untuk para operator.

Kedua, disebutkan Bahlil, proses pembelian tambahan BBM untuk SPBU Swasta akan menggunakan skema join surveyor. Baik PT Pertamina dan operator SPBU swasta akan memiliki surveyor yang berbeda untuk mengecek kualitas BBM yang akan dibeli oleh PT Pertamina.

Ketiga, menyangkut dengan harga, maka antara PT Pertamina dengan operator swasta sepakat untuk sama-sama terbuka. Sehingga tidak ada peningkatan harga yang atau pengambilan margin yang lebih tinggi oleh PT Pertamina yang ditugaskan Pemerintah untuk membeli base fuel dari luar.

Keempat, skema pembelian lewat PT Pertamina ini sudah mulai dilakukan dengan pendetailan soal jumlah yang akan dibeli. Bahlil menyebut paling lama base fuel yang dibeli itu akan tiba di Indonesia dalam kurun waktu 7 hari mendatang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Stok Minyak Global Terkuras,...
Stok Minyak Global Terkuras, Produksi Kilang China Tiarap hingga Level Terendah
Lapor Prabowo, Bahlil...
Lapor Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM hingga LPG Aman
Harga BBM SPBU Swasta...
Harga BBM SPBU Swasta Meroket, Solar Milik Vivo dan BP Tembus Rp30.890 per Liter
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
DPR Apresiasi Pemerintah...
DPR Apresiasi Pemerintah Tahan Harga BBM
Anggota DPR: Stok BBM...
Anggota DPR: Stok BBM dan LPG Harus Aman Jelang Lebaran agar Publik Tak Resah
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved