Bitcoin Terkoreksi di Bawah USD90.000, Fundamental Kripto Dinilai Tetap Kuat

Kamis, 20 November 2025 - 08:27 WIB
loading...
Bitcoin Terkoreksi di...
Harga Bitcoin (BTC) sempat jatuh ke level USD89.000 pada Selasa (18/11/2025). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga Bitcoin (BTC) sempat jatuh ke level USD89.000 pada Selasa (18/11/2025), menjadi titik terendah dalam tujuh bulan terakhir. Koreksi ini terjadi di tengah kombinasi tekanan teknis, arus keluar signifikan dari ETF Bitcoin di Amerika Serikat (AS), serta kekhawatiran pasar terkait rencana tarif baru pemerintahan AS. Namun pelemahan tersebut dinilai tidak berkaitan dengan penurunan fundamental aset kripto.

Selama empat hari terakhir, ETF Bitcoin di AS mencatat arus keluar besar, dari total kepemilikan 441.000 BTC menjadi sekitar 271.000 BTC. Tekanan memuncak ketika terjadi redemption lebih dari USD800 juta dalam satu hari. Kondisi ini menekan harga Bitcoin hingga menembus batas psikologis USD90.000.

"Pergerakan harga yang terjadi saat ini lebih banyak dipengaruhi faktor teknis dan sentimen global dalam jangka pendek. Fundamental aset digital tetap kuat, dan di situasi seperti ini penting bagi investor untuk mengambil keputusan secara tenang dan terukur," ujar Vice President Indodax, Antony Kusuma dalam pernyataannya, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga: Shutdown AS Berakhir, Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah USD100.000

Sentimen pasar makin tertekan setelah Presiden AS Donald Trump mengajukan rencana tarif hingga 500 persen bagi negara yang masih melakukan perdagangan dengan Rusia. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran baru pada aset berisiko, termasuk kripto. Sejumlah altcoin ikut terkoreksi, sementara indeks Fear & Greed merosot ke zona "extreme fear".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
OKX Rilis Agent TradeKit,...
OKX Rilis Agent TradeKit, Permudah Integrasi AI ke Bursa Kripto
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Indodax Pastikan Industri Kripto Kian Matang
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Upbit Indonesia Perkuat...
Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain Lewat Peresmian Web3 Education Center
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved